Berita Regional

Ribuan Anggota TNI-Polri Bersiaga Amankan Kedatangan 105 TKA China ke Kendari

Ribuan aparat gabungan TNI-Polri akan mengawal kedatangan tenaga kerja asing (TKA) asal China di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Editor: galih permadi
(KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI)
Karo ops polda Sultra Kombes Pol Budi Wasono didampingi Kapolres Kendari AKBP Didik Erfiyanto 

TRIBUNJATENG.COM - Ribuan aparat gabungan TNI-Polri akan mengawal kedatangan tenaga kerja asing (TKA) asal China di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sebanyak 105 tenaga kerja asing (TKA) asal China dijadwalkan tiba di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) , Selasa (30/6/2020), sekitar pukul 22.00 Wita.

Gelombang kedua TKA China tersebut direncanakan tiba melalui Bandara Haluoleo Kendari.

Mahasiswa dan Dosen Uniba Solo Gelar Demo, Rektor Lepas Baju dan Nyatakan Mundur

Kuli Bangunan Blora Tak Punya SIM Nekat Sewa Mobil Demi Ketemu Cewek Semarang, Tabrak 3 Motor

12 Purel Digerebek Polisi Polda Layani Plus-plus di Room Karaoke, Segini Tarifnya

Demi Lolos dari Kepungan Polisi, Pembunuh Ini Lepaskan 12 Anjing Peliharaannya, Berakhir Begini

Selain itu, aparat kepolisian juga menyiagakan kendaraan taktis lapis baja seperti mobile security barrier dan water canon.

Menurut Kepala Biro (Karo) Operasional Polda Sultra Kombes Pol Budi Wasono, personel gabungan itu terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP.

Mereka akan ditempatkan di sejumlah titik rawan aksi demo, antara lain di Imigrasi Kendari, Tugu Adi Bahasa, kantor gubernur, simpang 4 Ambepua, dan Kecamatan Ranomeeto menuju Bandara Haluoleo.

"Tadi pagi kita sudah melakukan pegelaran personel terkait masalah kedatangan tenaga kerja asing gelombang kedua. Titik-titik di mana dilakukan kegiatan hari ini yang jelas anggota mobile," kata Budi di simpang 4 Bandara Haluoloe Kendari.

Menuai aksi penolakan

Sebelumnya, gelombang pertama berjumlah 152 TKA telah tiba di Selasa (23/6/2020).

Kedatangan para TKA mendapat penolakan dari sejumlah elemen di masyarakat, salah satunya para mahasiswa.

Saat itu aksi digelar di perempatan Bandara Haluoleo Kendari di Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Selasa (23/6/2020).

Suasana sempat memanas ketika massa terlibat bentrokan dengan aparat. 

Massa menolak kedatangan TKA asal China karena dianggap tidak tepat di saat pandemi corona.

Selain itu, kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan juga akan berkurang bagi warga sekitar. 

"Jangan kita jadi tamu di negeri sendiri, banyak tenaga kerja kita yang masuk bekerja tapi banyak sekali persyaratannya. Banyak sekali alasannya, bilang saja tidak mau kasih kerja kita," teriak Sudirman, salah satu anggota DPRD Kendari saat ikut aksi pada Selasa (23/6/2020).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jelang Kedatangan 105 TKA China, Ribuan Personel hingga Kendaraan Taktis Disiagakan"

Perempuan Pati Tipu Puluhan Orang Modus Arisan Online, Kerugian Sekitar Rp 1 Miliar

Kunjungi Komjen Pol (Purn) Noer Ali, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi Diguyur Petuah

Pecahkan Kepala Saya Dulu Baru Saya Sehat, Kata Pije Pembakar Mobil Alphard Putih Via Vallen

Viral Video Skandal Seks di Dalam Mobil PBB di Israel, Pria Wanita Mobil Goyang di Kursi Tengah

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved