Breaking News:

Ekraf Kota Semarang

Belanja Dari Rumah Harga Lockdown

masker tidak hanya dibutuhkan sebagai langkah antisipasi kesehatan. Namun, orang sudah menjadikannya sebagai bagian dari gaya berbusana

ist
Belanja Dari Rumah Harga Lockdown 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pandemi Covid-19,  membuat tren berbelanja masyarakat ikut berubah.

Dalam kondisi seperti ini, orang-orang melakukan belanja secara online, baik itu melalui media sosial maupun market place.

Hal ini dinilai lebih praktis dan aman.

Dengan meningkatnya minat masyarakat untuk berbelanja secara online,  para desainer busana pun ikut merancang berbagai strategi promosi secara daring guna menarik minat konsumen. 

Elkana Gunawan, desainer anggota Indonesian Fashion Chamber Semarang Chapter misalnya.

Untuk menyiasati penurunan omzet, ia membuat strategi marketing online, yaitu ‘’Belanja Dari Rumah Dengan Harga Lockdown’’.

Ia menerapkan harga diskon untuk  jaket/semi jaket dari bahan batik Cirebon cap-tulis yang dilengkapi dengan masker berbahan senada jaket.

Pada kondisi normal, ia menjual busana tersebut dengan harga mulai Rp.700.900.

‘’Khusus untuk harga lockdown, saya jual jaket dengan harga mulai Rp 450.000. Begitu juga kemeja batik lengan panjang yang dilengkapi dengan masker, saya jual  dengan harga mulai Rp 450.000,’’ katanya.

Selain membuat program ‘’Belanja Dari Rumah Harga Lockdown’’, Elkana juga memanfaatkan celah  yang dibutuhkan orang di tengah pandemi Covid-19.

Halaman
12
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved