Berita Batang
Harga Daging Ayam Naik di Pasaran, Produsen di Batang Sebut Kelangkaan Bibit Jadi Penyebabnya
Di Pasar Induk Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah harga daging ayam telah mencapai Rp 38 ribu hingga Rp 40 ribu per kilogram.
Penulis: dina indriani | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Harga daging ayam akhir-akhir ini mengalami kenaikan di pasaran.
Di Pasar Induk Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah harga daging ayam telah mencapai Rp 38 ribu hingga Rp 40 ribu per kilogram.
Satu di antara pedagang daging ayam, Rohayati mengatakan kenaikan daging ayam telah berangsur naik dari beberapa hari yang lalu.
"Sebenarnya kenaikan daging ayam sudah dari sebelum lebaran, sempat turun tapi terus naik lagi, sekarang rata-rata perkilogram Rp 40 ribuan," tuturnya, Jumat (3/7/2020).
Dikatakannya kenaikan harga membuat konsumen mengeluh dan tingkat beli daging ayam menurun.
Dia pun tidak mengetahui pasti penyebab kenaikan harga tersebut.
"Kalau penyebab pastinya kurang tahu, karena saya dari supplier harga sudah tinggi, dampaknya daya beli turub biasanya bisa menjual 20 sampai 25 kilogram, separuhnya sekitar 10 sampai 15 kilogram saja," ujarnya.
Sementara, satu di antara Produsen ayam PT Tumbuh Optimal Prima, Marta Ferwad Fijana mengatakan penyebab adanya kenaikan harga ayam karena pengaruh dari dampak pandemi Covid-19.
"Pengaruh awalnya dari dampak pandemi Covid-19 hingga harga ayam pernah turun drastis sampai Rp 6 Ribu perkilogram.
Kemudian para pelaku produsen bibit ayam atau Day Old Chick (DOC) memilih tidak produksi sementara dan ada juga yang gulung tikar," tuturnya kepada Tribunjateng.com.
Cukup banyaknya produsen bibit ayam yang berhenti produksi sementara membuat bibit ayam menjadi langka.
"Nah kelangkaan bibit ayam itulah yang membuat pasokan sedikit dan harga menjadi naik," ujarnya.
Sebagai produsen ayam dengan daya tampung 300 Ribu ekor, dia pun merasakan imbas dampak tersebut dengan kerugian hingga Rp 3 miliar lebih.
"Dalam satu tahun biasanya bisa hingga delapan kali panen tapi tahun ini karena Covid-19 hanya bisa enam kali panen saja," imbuhnya.
Hingga saat ini harga daging ayam dari kandang Rp 23 ribu.
"Sekarang sudah sedikit turun, sebelumnya harga daging ayam dari kandang berkisar Rp 24 ribu sampai Rp 25 ribu," pungkasnya.
(din)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/peternakan-bibit-ayam-batang.jpg)