Berita Batang

Pemkab Batang akan Sediakan 2 Hektare Lahan untuk Rusun Buruh Pabrik di Kawasan Industri

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat meminta Pemkab Batang menyediakan untuk lahan pembangunan Rumah Susun (Rusun)

Penulis: dina indriani | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Presiden Jokowi bersama para Menteri didampingi Bupati Batang Wihaji meninjau lokasi Kawasan Industri Terpadu Batang, Selasa (30/6/2020). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat meminta Pemkab Batang menyediakan untuk lahan pembangunan Rumah Susun (Rusun) bagi buruh pekerja Pabrik.

Hal itu untuk mendukung kawasan industri terpadu (KIT) Batang yang berada di Desa Kedawung Banyuputih.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Batang Eko Widiyanto mengatakan saat ini Pemkab masih masih mencari lahan yang pas dan dekat dengan kawasan industri.

"Rumah susun rencananya diperuntukan bagi karyawan pabrik KIT, dan lahan yang kita siapkan sekitar 2 hektar," ujarnya, Senin (6/7/2020).

Eko Widiyanto menjelaskan Kementerian PUPR meminta lahan yang akan dibangun diharapkan milik Pemkab dan tidak bermaslah serta statusnya masuk dalam ITR (Informasi Tata Ruang) pemukiman.

"Lahan Rusun akan kita survai besok, lokasi berada di Kecamatan Gringsing, tanahnya milik Pemkab dan tidak jauh dari KIT," tuturnya.

Dikatakannya, pembangunan rusun direncanakan tahun 2021 bareng dengan pembangunan KIT sehingga diharapkan selesainya bisa bersamaan.

"Rusun rencananya dibangun tahun depan, utamanya untuk memecahkan masalah kebutuhan hunian di lokasi kawasan industri, Sebagai langkah antisipasi kekumuhan pemukiman di kawasan induatri," jelasnya.

Ia juga belum mengatahui tentang teknis penghunian rusun, apakah nantinya sewa maupum bisa hak milil dengan cara mengangsur.

"Kemungkinan pendanaan pembangunan Rusun didanai oleh Kementerian PUPR dan Provinsi Jawa Tengah," pungkasnya.

Namun dia berharap adanya rusun dapat kawasan Industri terpadu nantinya bisa terlihat rapi dan kawasan sekitarnya juga tidak kumuh, sehingga tidak mengurangi banyak ruang terbuka hijau.(din)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved