Breaking News:

Berita Jateng

Apindo Berharap Ekspor Jateng ke Australia Bisa Lebih Banyak

Perjanjian Kerja Sama Ekonomi Komperhensif Indonesia dan Australia atau IA-CEPA yang telah resmi berlaku.

tribunjateng/dok
Apindo Jateng Berharap Kepala Daerah Patuhi Aturan Terkait Penetapan UMK. FOTO Frans Kongi 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perjanjian Kerja Sama Ekonomi Komperhensif Indonesia dan Australia atau IA-CEPA yang telah resmi berlaku pada Minggu (5/7) lalu disambut positif pengusaha di Jateng.

"Kami para pengusaha sangat menyambut baik kerja sama bilateral itu karena pengusaha Indonesia mendapatkan keuntungan penghapusan bea masuk produk ke Australia," kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jateng, Frans Kongi, kepada Tribun Jateng, Selasa (7/7/2020).

Meski demikian, menurut dia, sebelum adanya kerja sama IA-CEPA itu, Jateng dengan Australia sudah menjalin kerja sama dalam bidang ekspor dan impor.

Muncul Tanda-tanda Merapi Meletus, Ganjar Minta Aktifkan Semua Pengungsian dan Bikin Simulasi

Hari Ini Terjadi Rentetan 4 Gempa Mag di Atas 5, Pertanda Akan Terjadi Gempa Besar? Ini Jawaban BMKG

Ini Alasan Ketua Gangster Sukun Stres Semarang Hantam Kepala Korban dengan Batu: Saya Salah Sasaran

3 Perusahaan di Semarang Jadi Klaster Baru Penularan Virus Corona, Ratusan Orang Tertular

“Saat itu pernah ada perwakilan kedutaan besar Australia di Surabaya yang pernah datang ke Semarang untuk membicarakan soal perdagangan. Dari situ kami sudah bekerjasama,” terangnya.

Frans menuturkan, ekspor produk Jateng ke Australia antara lain berupa garmen dan mebel yang masing-masing berkisar sekira 10 persen dari total ekspor provinsi ini.

Sementara Australia banyak mengekspor produk peternakan dan pertanian ke Indonesia.

Hanya saja di masa pandemi covid-19, menurut dia, terjadi penurunan kegiatan ekspor impor Jateng dan Australia sebesar 70 persen.

Hal itu karena terhambatnya akses ke masing-masing negara yang dituju.

“Kalau melihat kerja sama Indonesia dengan negara lain, termasuk yang terdahulu, tentunya sangat menguntungkan bagi kami para pelaku usaha. Harapan kami IA-CEPA ini juga bisa bermanfaat. Jangan hanya menguntungkan satu negara saja, tetapi keduanya harus sama-sama diuntungkan,” tegasnya.

Frans berharap, pemerintah Indonesia ke depan dapat lebih banyak lagi melakukan kerja sama bilateral dengan negara lain, supaya mempermudah para pelaku usaha dalam memasrkan produknya ke luar negeri.

Dengan IA-CEPA, dia menambahkan, peran aktif kedutaan besar Indonesia di Australia untuk mempromosikan produk-produk dalam negeri menjadi penting untuk dilakukan.

Frans juga berharap IA-CEPA dapat memacu ekspor produk lain di Jateng, tidak hanya garmen dan mebel, tetapi industri kreatif seperti ukir-ukiran khas Jateng.

“Para anggota Apindo juga terus saya imbau memanfaatkan kerja sama ini sebaik mungkin, karena akan sangat menguntungkan,” tandasnya.

(ute)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved