Breaking News:

Liputan Khusus

Minimarket Tak Berizin Rugikan Potensi Pendapatan Daerah

Mendirikan atau buka minimarket modern tentu ada banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Menurut Dinas Pedagangan Kota Semarang

tribunjateng/yayan isro roziki
Ilustrasi disegel 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mendirikan atau buka minimarket modern tentu ada banyak persyaratan yang harus dipenuhi.

Menurut Dinas Pedagangan Kota Semarang, pendirian sebuah toko modern minimarket memerlukan izin dari lintas instansi. Izin yang masuk ke dinas DPMPTSP Kota Semarang, akan diteruskan ke dinas terkait.

"Termasuk di tempat saya juga nanti akan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Salah satunya jam pelayanan. Lalu nanti ada juga berapa kuota yang disediakan untuk produk UMKM," ucap Fravarta Sadman, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang.

Minimarket juga wajib menyediakan rak khusus untuk produk UMKM yang masuk. Selain itu, minimarket dilarang untuk memasarkan produk UMKM yang sudah diubah merk dagangnya.

"Produk UMKM yang masuk ke minimarket biarkan seperti itu. Jangan diubah merk dagangnya. Kalau bisa disediakan rak khusus," tambahnya.

Dinas Perdagangan Kota Semarang juga akan melakukan pemeriksaan secara berkala. Terutama untuk produk yang dijual dan pelayanan yang diberikan.

"Pasti akan ada pemeriksaan secara berkala. Terutama saat pandemi Covid-19, protokol kesehatan wajib diterapkan. Seluruh karyawan toko wajib menggunakan masker. Sebelum masuk kalau bisa cuci tangan dahulu. Konsumen juga dihimbau untuk jaga jarak saat antre," tegas Fravarta.

Fravarta meminta seluruh minimarket yang ada di Kota Semarang, untuk mematuhi aturan dari Pemkot. Terutama, saat diberlakukannya PKM-PSBB untuk mematuhi jam operasional toko. "Ini merupakan langkah untuk menekan angka infeksi Covid-19.

Karena kami paham baik itu minimarket, syawalan, supermarket, hypermarket, atau pasar tradisional bisa jadi media penularan virus itu," terangnya.

Lokasi minimarket dengan pasar tradisional juga diatur dalam Perda Kota Semarang. Jarak minimarket dengan pasar tradisional minimal 500 meter. "Tidak boleh kurang dari itu. Karena akan terjadi persaingan yang tidak sehat. Seharusnya minimarket menjadi pelengkap. Itu sudah diatur dalam Perda," pungkasnya.

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved