Breaking News:

Bea Cukai Tanjung Emas

Terima Kunjungan CEO Pelindo III Regional Jateng, Perkuat Sinergi dan Inovasi di Masa Pandemi

Perkuat sinergi dan koordinasi dalam rangka melaksanakan Kunjungan Kerja, CEO Pelindo III Regional Jateng Ali Sadikin kunjungi Bea Cukai Tanjung Emas,

IST
Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas Anton Martin dan CEO Pelindo III Regional Jateng Ali Sadikin 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perkuat sinergi dan koordinasi dalam rangka melaksanakan Kunjungan Kerja, CEO Pelindo III Regional Jateng Ali Sadikin kunjungi Bea Cukai Tanjung Emas, Senin (6/7/2020).

Kunjungan kerja yang disambut langsung oleh Kepala KPPBC TMP Tanjung Emas Anton Martin tersebut merupakan kunjungan kerja perdana  yang dilakukan CEO Pelindo III Regional Jateng ke Bea Cukai Tanjung Emas.

Sekaligus dalam rangka memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di wilayah kerja Pelabuhan Tanjung Emas.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Anton Martin mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Pelindo III yang telah menjadi mitra kerja yang hebat bagi Bea Cukai Tanjung Emas.

“Selamat datang dan selamat menjabat sebagai CEO Pelindo III Regional Jateng untuk Pak Ali Sadikin. Semoga sinergi yang telah kita bangun sebelumnya dapat terus berjalan dengan baik dan dikembangkan demi kemajuan Indonesia, kami juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pelindo III yang telah mendukung program Single Submission dan Joint Inspection Bea Cukai – Karantina,” tutur Anton Martin.

Anton Martin juga berharap program Single Submission dan Joint Inspection ini merupakan sebuah trigger untuk terus berinovasi mengembangkan produk produk lain yang dapat memangkas prosedur,waktu dan biaya sebagaimana kesepakatan Direktorat Jendral Bea Cukai, Direktorat Jendral Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan dan Pelindo III pada saat webinar, Sabtu (4/7/2020), yang sepakat bersinergi dalam hal penataan ekosistem logistik nasional dalam rangka efisiensi biaya logistik guna memperbaiki iklim investasi, dan meningkatkan daya saing ekonomi nasional.

Sesuai Inpres No. 5/2020 tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional (Ekolognas) tanggal 16 Juni 2020, Single Submission Joint Inspection Bea Cukai – Karantina ini merupakan sebuah terobosan yang memangkas prosedur, waktu dan biaya yang bertujuan meningkatkan kinerja logistik nasional, memperbaiki iklim investasi, dan meningkatkan daya saing ekonomi nasional.

Sistem Single Submission Joint Inspection Bea Cukai – Karantina ini menjadikan pengguna jasa yang dulunya harus mengajukan penyampaian Pemberitahuan Impor Barang (PIB) dan Permohonan Pemeriksaan Karantina  (PPK) dalam waktu yang berbeda dapat dilakukan dengan  sekali jalan dengan formulir SSm melalui portal INSW.

Selanjutnya sistem akan melakukan skema pertukaran dan rekonsiliasi informasi risiko antara DJBC dan Karantina (Indonesia Single Risk Management (ISRM)) untuk menentukan langkah selanjutnya.

Sehingga dalam proses bisnis menjadi lebih efektif dan efisien serta tidak ada duplikasi pemeriksaan dan pengajuan perizinan.

“Kami sangat mengapresiasi kerja teman teman dari INSW dan Pelindo III yang turut ikut mendukung dan bekerja sama dalam membangun sistem Single Submission Joint Inspection Bea Cukai – Karantina di wilayah kerja Pelabuhan Tanjung Emas, Mari kita ubah bersama masa pandemi ini menjadi masa untuk berinovasi membangun Ibu Pertiwi”, tandas Anton Martin. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved