Breaking News:

Berita Nasional

Pemerintah Bakal Tutup Jiwasraya, Akan Bikin Perusahaan Asuransi Baru

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menyatakan Jiwasraya bakal ditutup. Kementerian bakal membuat perusahaan asuransi baru, Nusantara Life

KONTAN/Cheppy A. Muchlis
Ilustrasi Jiwasraya 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menyatakan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) bakal ditutup.

Hal ini lantaran kementerian bakal membuat perusahaan asuransi baru, Nusantara Life.

"Ya pada akhirnya tutup, pada akhirnya tutup," kata Tiko di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Misteri Meninggalnya Rara Si Bocah Malang, Ditemukan Tewas Telentang di Bawah Pohon

Gara-gara Bilang Minggir Bos, Seorang Pelajar Dikeroyok Pesepeda di Mojokerto secara Brutal

Update Corona di Surabaya dan Corona Jatim 8 Juli: Penambahan Harian Tertinggi di Sidoarjo

Ini Spesifikasi Pesawat Angkut MV-22 Osprey, Gabungan Teknologi Helikopter dengan Pesawat Sayap

Indonesia Bakal Jadi Negara Ketiga di Dunia yang Gunakan Pesawat Angkut MV-22 dari Amerika Serikat

Tiko menuturkan, Nusantara Life dibentuk untuk merestrukturisasi polis nasabah PT Asuransi Jiwasraya.

Nantinya Nusantara Life bakal berada dalam naungan holding asuransi PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) (Persero).

Untuk itu dia mengharapkan seluruh pemegang polis asuransi Jiwasraya mau memindahkan polisnya ke Nusantara Life.

Tentu saja, dengan berbagai negosiasi yang perlu disepakati bersama.

"Memang kami harapkan seluruh pemegang polis ini nanti mau untuk pindah. Karena yang Jiwasraya memang tidak ada pesertanya," ungkap Tiko.

Adapun pembentukan Nusantara Life bakal memerlukan Penyertaan Modal Negara (PMN).

Nilainya masih dibahas bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

PMN diperlukan karena menurutnya tidak mungkin membangun korporasi baru dengan defisit ekuitas Jiwasraya yang mencapai Rp 35,9 triliun.

Penyusutan paling parah terjadi pada aset yang ditempatkan di reksa dana, di mana pada Desember 2017 tercatat sebesar Rp 19,17 triliun, nilainya anjlok menjadi Rp 6,64 triliun pada September 2019.

Belum lama ini, Kejaksaan Agung (Kejagung) menatapkan 13 perusahaan manajer investasi sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Korporasi tersebut yakni PT DM atau PT PAJ, PT OMI, PT PPI, PT MD, PT PAM, PT MNC Asset Manajemen, PT MAM, PT GAP Capital, PT JCAM, PT PAAM, PT CC, PT TFI, dan PT SAM.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Akan Tutup Jiwasraya"

Telkom Resmi Buka Blokir Netflix, Ini Cara Daftar & Berlangganan

BREAKING NEWS: Mak Yah Penghuni Gubuk Reot di Semarang Ditemukan Meninggal 

Klasemen Liga Spanyol Pekan Ke-35: Atletico Madrid Makin Sulit Menjangkau Barcelona

Indonesia Akan Borong 8 Pesawat Angkut Militer MV-22 dari Amerika Serikat Senilai Rp 29 Triliun

Kasus Covid-19 Dianggap Proyek untuk Memperkaya Dokter, Ini Tanggapan IDI

Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved