Breaking News:

Berita Pendidikan

600 Sekolah dan Madrasah Jadi Sasaran Akreditasi BAN S/M Jatang

Menurut Ketua Ban S/M Provinsi Jateng, Iwan Junaedi, penilaian IASP mengacu pada 4 komponen mutu

Tribun Jateng/Budi Susanto
Ketua BAN S/M Provinsi Jateng, Iwan Junaed, saat melakukan pemapapran mengenai IASP lewat rapat virtual, Kamis (9/7/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ratusan Sekolah dan madrasah akan diakreditasi oleh Badan Akreditasi Sekolah dan Madrasah (BAN S/M) Provinsi Jateng.

Penilaian itu bakal dilakulan mulai September mendatang ke 600 sekolah dan madrasah.

Dalam pelaksanaan akreditasi ke ratusan sekolah dan madrasah, BAN S/M akan menggunakan visitasi baru.

Jika tahun lalu penilaian menggunakan perangkat akreditasi, tahun ini akan diterapkan Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP).

Menurut Ketua Ban S/M Provinsi Jateng, Iwan Junaedi, penilaian IASP mengacu pada 4 komponen mutu.

"Selain itu visitasi akan dilakukan dalam rangka verifikasi dan klarifikasi data," paparnya, Kamis (9/7/2020).

Dilanjutkannya, dalam IASP bukti kelayakan sekolah dan madrasah lebih didominasi data kinerja.

"Hal itu berbeda dengan perangkat akreditasi, karena lebih didominasi data temuan saat dilakukan visitasi. Dan penilaiannya mengacu pada 8 komponen standar nasional pendidikan," katanya.

Dilterangkan Iwan, sosialisasi akan digelar September mendatang.

"Oktober akan kami tentukan visitasi ke sekolah atau madrasah, setelah itu visitiasi dan penilaian akan dilakukan Novrmber, dan hasilnya akan keluar pada Desember," paparnya.

Ia menambahkan, guna meningkatkan kompetensi asesor, BAN S/M Jateng juga telah mengadakan seleksi.

"Di Jateng ada 1.400 asesor, setelah mengikuti seleksi 240 dinyatakan lulus dan mendapat sertifikat IASP 2020. Yang belum lulus tentunya akan diikutkan kembali melalui seleksi daring tahun ini," tambahnya. (bud)

Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved