Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

3.845 Petugas KPU Kabupaten Semarang Rapid Test: Kalau Hasil Reaktif Lagsung Diganti

Petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) KPU Kabupaten Semarang akan langsung diganti jika ditemukan ada yang reaktif.

Tayang:
Istimewa
Rapid test di Kantor KPU Kabupaten Semarang, Jumat (10/7/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Ketua KPU Kabupaten Semarang Maskup Asyadi memaparkan para petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) KPU Kabupaten Semarang akan langsung diganti jika ditemukan ada yang reaktif.

Hal tersebut disampaikannya usai pelaksanaan rapid test bagi 3.845 petugas KPU Kabupaten Semarang, Jumat (10/7/2020).

"Bagi calon PPDP yang reaktif, sesuai surat dinas KPU RI nomor 487 maka diganti dengan mereka yang sehat," jelasnya.

Biodata Dinda Hauw Istri Rey Mbayang, Pemain Film Surat Kecil Untuk Tuhan

Viral Nama Dita Leni Ravia Asal Gunungkidul Jogja, Ini Arti dan Maknanya

Pernyataan Resmi Nella Kharisma Soal Cak Malik Bukan Suaminya: Gak Eruh Tapi Kemeruh

Biodata Dinda Hauw Istri Rey Mbayang, Pemain Film Surat Kecil Untuk Tuhan

Hal tersebut, papar Maskup, dilakukan agar pada saat anggota PPDP melaksanakan pencocokan dan penelitian (coklit), 15 Juli - 13 Agustus 2020 mendatang, para anggota PPDP yang terjun ke rumah-rumah warga, dipastikan sehat.

"Artinya kalau ditemukan yang reaktif, baru diganti."

"Sehingga masyarakat Kabupaten Semarang tak merasa was-was saat petugas kami datang ke wilayah mereka untuk melakukan coklit," imbuh Maskup.

Selain rapid test, Maskup menyatakan pada pelaksanaan coklit nantinya para anggota PPDP mendapatkan alat pelindung diri saat terjun ke lapangan.

Di antaranya face shield, sarung tangan, hingga hand sanitizer.

"Kami berharap dengan ini, masyarakat Kabupaten Semarang bisa antusias menyampaikan data akurat saat dicek petugas kami."

"Dan daftar pemilih di Pilkada Kabupaten Semarang 2020 menjadi berkualitas," kata dia.

Adapun 3.845 petugas KPU Kabupaten Semarang yang menjalani rapid test, selain terdiri dari anggota PPDP, juga anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) serta panitia pemungutan suara (PPS).

Pelaksanaan rapid tes berlangsung sejak Rabu (8/7/2020) hingga hari ini.

"Rapid tes ini bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang lewat 19 puskesmas di 19 Kecamatan di Kabupaten Semarang," jelas Maskup.

Lain halnya dengan anggota PPDP, Maskup berujar anggota PPK dan PPS yang ditemukan reaktif pada saat pelaksanaan rapid test maka dilakukan tahapan isolasi selama 14 hari, serta harus menjalani swab test.

Adapun, Maskup menjelaskan landasan pelaksanaan rapid test itu mengacu PKPU nomor 6 tahun 2020 tentang pelaksanaan pemilihan kepala daerah di tengah bencana non alam.

"Rapid tes untuk memenuhi protokol kesehatan sehingga nanti dipastikan bahwa KPU bisa melaksanakan tahapan Pilkada Kabupaten Semarang secara maksimal," jelas dia.

(Ahm)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved