Tuti Nusandari Roosdiono

Kibarkan 1.000 Bendera PDIP, Sahabat Tuti N Roosdiono: Ini Loyalitas

dimasa datang agar tidak terjadi insiden serupa, seluruh kader bersatu dan selalu menunjukkan perjuangan dengan cara baik

IST
Relawan Sahabat Tuti N Roosdiono kibarkan 1.000 bendera PDI 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Aksi pembakaran bendera PDI Perjuangan membuat sejumlah pihak merasa prihatin.

Tak terkecuali anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDIP, Tuti N Roosdiono.

Melalui relawan Sahabat Tuti N Roosdiono di daerah, 1.000 bendera PDIP dikibarkan di Kabupaten Semarang, Salatiga dan Kendal, Kamis (9/6/2020).

Selain pengibaran bendera, Sahabat Tuti N Roosdiono juga melakukan aksi bakti sosial dengan membagi-bagikan beras di beberapa daerah di Kabupaten Semarang.

Menurut Ketua relawan Sahabat Tuti N Roosdiono, Sis Budiyono, ketika satu berdera dibakar, maka 1000 bendera akan dikibarkan lagi.

"Satu bendera terbakar, kami akan kibarkan 1.000 bendera lagi. Ini bukan tindakan anarkis dan memprovokasi, tapi bentuk loyalitas kami. " jelasnya.

Pihaknya juga menjelaskan bukan hanya aksi pengibaran bendera saja namun ada pula kegiatan bakti sosial.

"Setelah acara pengibaran bendera, kami sambung dengan bakti sosial bagi-bagi 500 kantong beras di beberapa daerah pinggiran Kabupaten Semarang. Semoga bakti sosial ini mampu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu," terangnya.

Tuti N Roosdiono melalui sambungan telpon berharap di masa datang tidak terjadi insiden serupa.

"Seluruh kader bersatu dan selalu menunjukkan perjuangan dengan cara baik serta tidak destruktif," ungkapnya.

Selain itu pihaknya juga mejelaskan terdapat program yang akan segera dijalankan.

"Di paruh kedua juli kami ada sosialisai 4 pilar keberagaman. Nilai-nilai pedoman berbangsa dan bernegara ini sangat penting bagi generasi muda dan kita semua, sebagai modal pemersatu di tengah perbedaan dan keberagaman," tandasnya. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved