Berita Tegal
Kota Tegal Bakal Bikin Pabrik Pengalengan Ikan Sendiri
Pemerintah Kota Tegal akan menyiasati dengan membuat pabrik-pabrik untuk pengalengan ikan.
Penulis: Ruth Novita Lusiani | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Kota Tegal dikenal sebagai Kota Bahari karena posisinya yang berada di pesisir pantai utara Jawa.
Potensi bahari yang melimpah di Kota Tegal membuat banyaknya masyarakat yang bekerja sebagai nelayan dan pengusaha kapal.
Hal ini diungkapkan oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono.
Sebagai kota dengan potensi bahari yang ada, untuk menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) terlebih di tengah adanya pandemi covid-19, Pemerintah Kota Tegal akan menyiasati dengan membuat pabrik-pabrik untuk pengalengan ikan.
“Kota Tegal dengan ikon kota baharinya diharapkan masyarakat yang kebanyakan memiliki mata pencaharian nelayan dan pengusaha kapal, tidak hanya mengirimkan hasil lautnya saja ke wilayah-wilayah lain diluar Kota Tegal."
"Namun ke depan dapat membuat pabrik-pabrik untuk pengalengan ikan."
"Dengan adanya terobosan tersebut harapannya dapat meningkatkan PAD Kota Tegal,” tutur Dedy ketika berkunjung ke Tribun Jateng beberapa waktu lalu.
Selain itu bagi para pengusaha tambak di Kota Tegal, Dedy ke depan akan memberikan inovasi yakni adanya pemberian tanggul batu untuk mencegah terjadinya rob, dimana dalam setahun setidaknya terdapat satu hingga dua bulan musim pasang atau rob yang merugikan bagi para pengusaha tambak.
Selain itu ada pula inovasi pemberian sabuk bibir pantai atau beton supaya dengan ketika ada rob, harapannya tidak bisa melebar ke masyarakat.
“Baru-baru ini Kota Tegal juga kedatangan Menteri Kelautan dan Perikanan, Bapak Edhy Prabowo."
"Dimana Kota Tegal menghibahkan tanah 10,2 hektar untuk pembangunan Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP), yang nantinya dapat menampung siswa dan siswi kurang lebih 3.000,” ujar Dedy. (Ute)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/dedy-yon-tribun-forum-4.jpg)