Berita Pekalongan
KPU Kabupaten Pekalongan Mulai Distribusikan APD Pilkada ke PPK
Ribuan alat pelindung diri (APD) untuk Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) mulai di distribusikan dari KPU Kabupaten Pekalongan ke PPK untuk seti
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Ribuan alat pelindung diri (APD) untuk Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) mulai di distribusikan dari KPU Kabupaten Pekalongan ke PPK untuk setiap kecamatan di wilayah Kabupaten Pekalongan.
Ribuan APD ini, akan digunakan petugas coklit yang akan memulai tugasnya dari tanggal 15 Juli 2020.
APD yang dikirim berupa termogun, cairan disinfektan, face shield, hand sanitizer, sarung tangan, masker dan alat pelindung lain sesuai dengan protokol kesehatan virus corona.
Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Abi Rizal, mengatakan, pendistribusian APD dijadwalkan selama dua hari. Tujuannya, yaitu menunjang petugas coklit dalam melakukan pemutakhiran data pemilih.
"Pembagian APD selama dua hari, Jumat (10/7/2020) dan Sabtu (11/7/2020). Selain itu, semua petugas coklit juga dipastikan bebas dari Covid-19 karena telah dilakukan rapid test," kata Abi kepada Tribunjateng.com, Jumat (10/7/2020).
Abi mengungkapkan, ada lima tim yang akan membagikan APD ke beberapa kecamatan. Hari ini dari pagi hingga malam hari, lima tim menyebar APD ke Kecamatan Karanganyar, Lebakbarang, Kandangserang, Paninggaran, Talun, Karangdadap, Doro, Petungkriyono, Wonopringgo, Kesesi, Sragi, Bojong, dan Buaran.
"Hari kedua, di Kecamatan Kedungwuni, Tirto, dan Siwalan. Tapi, pembagian APD ini dilaksanakan siang hari. Karena, paginya seluruh komisioner dan staff KPU akan melaksanakan rapid test di RSUD Kajen,"ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pekalongan menggelar rapid tes, bagi seluruh jajaran penyelenggara Pemilu.
Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, jelang pelaksanaan pemilihan bupati (Pilbup) Kabupaten Pekalongan.
Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Abi Rizal mengatakan, ada 4.059 orang penyelenggara pemilu yang diwajibkan menjalani rapid tes.
"Rapid tes corona, kami selenggarakan secara bertahap selama 5 hari. Dari hari Rabu (8/7/2020) hingga Senin (13/7/2020). Digelar di RSUD Kraton dan RSUD Kajen," kata Abi saat ditemui Tribunjateng.com, Selasa (7/7/2020).
Menurut Abi, 4.059 orang tersebut terdiri dari petugas KPU kabupaten, petugas KPU kecamatan hingga petugas PPS, dan petugas pendataan pemilih.
"Petugas KPU ada 34 orang, panitia pengawas kecamatan (PPK) ada 152 orang, panitia pemungutan suara (PPS) ada 1.710 orang, dan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) ada 2.163 orang."
"Dalam waktu dekat, KPU akan melaksanakan proses pemutakhiran data pemilih atau coklit. Sehingga, kegiatan rapid tes wajib diikuti oleh seluruh penyelenggara pemilu," ujarnya. (Dro)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ketua-kpu-kabupaten-pekalongan-abi-rizal-kiri-saat-mengecek-a.jpg)