Berita Semarang

Biaya Rumah Sakit Rp 45 Juta, Rizal Korban Keganasan Gangster Sukun Stress Semarang Butuh Bantuan

Korban keganasan gangster di Semarang Muhammad Khoirul Rizal (14) kini masih tidak sadarkan diri di Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) Undip

ISTIMEWA
Korban keganasan gangster di Semarang Muhammad Khoirul Rizal (14) kini masih tidak sadarkan diri di Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) Undip Tembalang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Korban keganasan gangster di Semarang Muhammad Khoirul Rizal (14) kini masih tidak sadarkan diri di Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) Undip Tembalang.

Kondisi memprihatinkan tidak hanya dialami oleh Rizal, begitupun dengan kedua orangtuanya yakni pasangan Mujiono dan Nunung.

Mereka sekarang harus memikirkan biaya perawatan anak pertama mereka yang tidak sedikit.

Terpisah 17 Tahun saat Operasi Militer Aceh dan Tsunami, Bapak Anak Asal Banjarnegara Rindu Bertemu

Gempa Selatan Jawa 13 Juli 2020 Bersebelahan Gempa 8.1 M 23 Juli 1943, Pernah Bikin 213 Orang Tewas

Hagia Sophia Turki Jadi Masjid, Yunani Bakal Jadikan Rumah Mustafa Kemal Ataturk Museum Genosida

Ketua KPU Diduga Selingkuh Langsung Diberhentikan: Tak Bisa Jaga Kehormatannya

Tim Semarang Peduli bertemu dengan ayah korban gangster, Mujiono di rumahnya di Jalan Kenangan gang Belimbing RT 2 RW 2 Kelurahan Gedawang Kecamatan Banyumanik Semarang.
Tim Semarang Peduli bertemu dengan ayah korban gangster, Mujiono di rumahnya di Jalan Kenangan gang Belimbing RT 2 RW 2 Kelurahan Gedawang Kecamatan Banyumanik Semarang. (ISTIMEWA)

Hal ini diungkapkan relawan Semarang Peduli Erik Cristian kepada Tribunjateng.com, Senin (13/7/2020).

"Biaya rumah sakit yang harus ditanggung orangtua Rizal sampai saat ini sekira Rp. 45 juta," jelasnya.

Menurut Erik, kedua orangtua Rizal yang bekerja sebagai buruh bangunan dan tukang jamu keliling sangat kesulitan untuk membayar biaya rumah sakit.

Pasalnya biaya tersebut memang tidak dapat ditanggung layanan kesehatan BPJS maupun jaminan sosial lainnya.

"Penghasilan mereka hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ungkapnya.

Bahkan, ucap Erik, selepas mengunjungi kediaman orangtua Rizal di Jalan Kenangan gang Belimbing RT 2 RW 2 Kelurahan Gedawang Kecamatan Banyumanik Semarang.

Dia merasa perlu membantu kedua orangtua korban dengan menggalang donasi, sebab kondisi mereka yang memang bukan termasuk golongan orang mampu.

Halaman
1234
Penulis: iwan Arifianto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved