Breaking News:

Berita Semarang

Dukung Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi, Polda Jateng Panen Padi 265 Hektare

Panen ini merupakan bagian dari percepatan ekonomi nasional sekaligus ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muslimah
Istimewa
Panen menggunakan combine harvester di lahan pertanian Desa Rajek, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. 

TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN - Polda Jateng memanen padi di lahan seluas 265 hektare di Kabupaten Grobogan, Senin (13/7/2020).

Panen ini merupakan bagian dari percepatan ekonomi nasional sekaligus ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, pandemi yang berlangsung beberapa bulan terakhir ini berimbas pada sendi-sendi ekonomi bangsa. Tentu, hal ini harus segera ditangani.

"Kita tidak boleh kalah dengan implikasi corona ini," ujar Ahmad Luthfi di sela-sela panen raya di Desa Rajek, Kecamatan Godong, Grobogan.

Percepatan ekonomi berikut ketahanan pangan yang dilakukan pihaknya, kata Luthfi, merupakan instruksi dari Presiden Jokowi yang diejawantahkan dalam perintah Kapolri.

"Kami telah melaksanakan kegiatan panen raya di Grobogan yang mencapai 265 hektare, disamping itu kita juga melakukan Instruksi Bapak Kapolri yaitu program ketahanan pangan," kata Luthfi.

Pada Juli ini, lanjutnya, lahan padi yang dipanen di Grobogan mencapai 24 ribu hektare. Pada 2019, lahan yang dipanen yakni seluas 136.209 hektare dengan hasil 772.521 ton gabah kering giling. Sedangkan pada 2020 ini, diperkirakan akan mengalami peningkatan produksi padi di Grobogan dengan lahan panen seluas 137.550 hektare yang hasilnya mencapai 781.870 ton gabah kering giling.

Tingginya produksi padi di Grobogan akhirnya mengantarkan kabupaten ini menjadi salah satu daerah terbesar penghasil gabah di Jawa Tengah. Kata Bupatinya, Sri Sumarni, Grobogan merupakan satu di antara 10 daerah di Indonesia dengan penghasilan beras terbesar.

Sumarni melanjutkan, selain beras, Kabupaten Grobogan juga dikenal sebagai sentra jagung dan kedelai, termasuk juga kacang hijau di tingkat nasional.

Adanya program ketahanan pangan dari Polda Jateng maupun TNI, Sumarni menaruh apresiasi. "Atas kerja sama yang selama ini kami bangun, terbukti telah dapat menjaga stabilitas harga dan stok pangan," kata Sumarni.

Dalam panen raya ini, sekaligus penyerahan benih padi dan jagung kepada masyarakat petani setempat. Bantuan benih padi yang diserahkan sebanyak 94,7 ton dan benih jagung sebanyak 267,5 ton.

Selain itu, juga diserahkan combine harvester dan tiga unit pengolah pupuk organik.

Polda Jawa Tengah juga melakukan tabur benih ikan sebanyak 30.000 ekor terdiri dari ikan lele, nila, dan emas di Kali Mati Bendung Kletak Desa Penganten, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan.

"Saya atas nama Kapolda Jawa Tengah dan Pangdam IV Diponegoro mengucapkan selamat bahwa panen raya ini adalah momentum yang luar biasa. Bahwa Kabupaten Grobogan surplus nomor satu di Jawa Tengah," kata Luthfi

Dalam kegiatan ini, selain para pejabat Polda Jateng hadir pula Kapok Sahli Pangdam IV Diponegoro Brigjen TNI Rimbo Karyono. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved