Breaking News:

Indomaret

Kolaborasi Indomaret, Happytos dan Pemkot Semarang untuk Perkembangan UMKM

Mengangkat tema strategi UMKM bertahan di masa pandemi Covid-19, pelatihan tersebut diikuti puluhan mitra Dinkop UMKM Kota Semarang.

IST
Pembagian bantuan sarana produksi ke pelaku UMKM oleh Indomaret untuk pengembangan UMKM di Kota Semarang, beberapa waktu lalu disaksikan oleh Wakil Walikota Semarang secara Online 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Indomaret, Happytos bersama DinKop UMKM Kota Semarang menggelar pelatihan secara daring.

Pelatihan itu digelar untuk mengembangkan kewirausahaan mandiri.

Mengangkat tema strategi UMKM bertahan di masa pandemi Covid-19, pelatihan tersebut diikuti puluhan mitra Dinkop UMKM Kota Semarang.

Standarisasi formulasi produk, hingga sarana dan prasarana dunia UMKM turut dibahas dalam pelatihan virtual itu.

Dijelaskan Hubertus Budiyanto, Deputy Branch Manager PT Indomarco Prismatama Cabang Semarang, pelatihan virtual UMKM merupakan acara pertama di tahun 2020.

"Ini menjadi acara pertama Indomaret, tentunya akan kami teruskan kegiatan positif ini ke 30 cabang yang ada," paparnya, Minggu (11/7/2020).

Dilanjutkannya, pelatihan virtual digelar guna memberi solusi ke pelaku UMKM di tengah pandemi Covid-19.

Pembagian bantuan sarana produksi ke pelaku UMKM oleh Indomaret untuk pengembangan UMKM di Kota Semarang, beberapa waktu lalu disaksikan oleh Wakil Walikota Semarang secara Online.
Pembagian bantuan sarana produksi ke pelaku UMKM oleh Indomaret untuk pengembangan UMKM di Kota Semarang, beberapa waktu lalu disaksikan oleh Wakil Walikota Semarang secara Online. (IST)

"Kami ingin memberi ilmu ke pelaku UMKM agar tetap mempertahankan usahanya di tengah pandemi Covid-19, maka dari itu berbgai solusi juga dipaparkan dalam pelatihan virtual," ujarnya.

Kepala Dinkop UMKM Kota Semarang, Bambang Suranggono, menyambut baik pelatihan virtual yang digelar tersebut.

"Berbagai materi diajarkan ke pelaku UMKM termasuk persyaratan untuk bisa masuk ke pasar modern. Bagi kami hal itu sangat positif untuk mengembangkan UMKM di tengah pandemi," katanya.

Wakil Walikota, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menerangkan, standarisasi formula dalam produksi UMKM terutama produk makanan harus diperhatikan.

"Tidak menggunakan bahan kimia bisa menjadi standarisasi formula produk UMKM, hal tersebut akan menambah nilai jual dari produk UMKM," imbuhnya.

Ia menambahkan, selain standarisasi, sarana dan prasarana tak jarang menjadi permasalahan dalam dunia UMKM.

"Misalanya ruang produksi yang kurang higienis, tidak ada ruang khusus pengemasan, serta tidak ada pakaian khusus pekerja produksi. Jika semua aspek diperhatikan pasti UMKM berkembang meski di tengah pandemi Covid-19, nantinya pemasaran bisa berkolaborasi dengan Pemkot Semarang dan Indomart" tambahnya. (Adv/bud)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved