Breaking News:

Berita Semarang

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Ambar Warga Semarang Tewas Terbakar: Tulang Punggung Keluarga Kami

Wajah Suparmi tampak sedih, suara tahan isakan masih terdengar ketika bercerita tentang anaknya.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: galih permadi
Tribun Jateng/ Iwan Arifianto
Lokasi kebakaran di Kemijen Semarang. 

"Inginnya sih rumah dibersihkan, bikin atap seadanya agar bisa dihuni lagi. Tidak enak numpang terus, keluarga kerabat saya rumahnya juga tidak terlalu besar," katanya.

Di tengah kondisi musibah tersebut, Suparmi saat ini juga harus berpikir keras.

Pasalnya dari kejadian itu rumah tetangganya ikut terbakar dan dia harus bertanggung jawab.

"Ini masih berpikir solusinya, ada saudara nanti kami pikirkan," ucapnya.

Melihat kondisi memprihatinkan Suparmi, Tim Semarang Donasi berupaya membantu dengan melakukan penggalangan dana.

Relawan Semarang Donasi, Danang menuturkan, telah bertemu dengan Suparmi dan melihat rumahnya yang ludes dilalap si jago merah.

Sekaligus melihat kondisi dua cucu dari Suparmi Zaky (7) dan Azura (5) yang mengalami sejumlah luka bakar.

"Kami sudah mengobrol dengan Ibu Suparmi, keinginan beliau sederhana hanya ingin tinggal kembali di rumahnya," terangnya kepada Tribunjateng.com.

Danang mengatakan, dari hasil obrolan tersebut pihaknya menggalang donasi untuk biaya pembangunan atap rumah Suparmi.

Paling tidak membutuhkan biaya di kisaran Rp. 10 juta sampai Rp. 15 juta.

"Donasi untuk atap rumah sementara Rp. 4,8 juta," bebernya.

Selain itu, Semarang Donasi juga melakukan penggalangan dana untuk tetangga Suparmi yang rumahnya juga terbakar.

Ketua RT 5 Kelurahan Kemijen, Gatot menegaskan, Suparmi termasuk keluarga tidak mampu.

Dia termasuk penerima bantuan sosial pemerintah Program Keluarga Harapan (PKH).

"Betul Ibu Suparmi termasuk keluarga tidak mampu, janda tidak bekerja hidup hanya mengandalkan dari almarhum," katanya.

Gatot menilai, salut terhadap aksi almarhum Ambar yang menyelamatkan kedua keponakannya kendati harus mengorbankan nyawa.

"Saya sebut dia pahlawan bagi keluarga lantaran semasa hidup berani berkorban menopang keluarga."

"Sampai meninggal pun demi keluarga," jelasnya.(*)

Kalau di Ruangan ICU Jangan Tunjukin Kamu Lemah, Buktikan Kamu Kuat!

Ternyata Bruno Silva Pernah Ditawari Persela Selain PSIS, Suporter Jadi Salah Satu Pertimbangan

Bayi Perempuan Itu Lahir Pas Ibunya Dapat Surat Bebas Penjara di Banjarnegara

Ini Alasan Ruben Onsu Larang Sarwendah Keluar Uang untuk Kebutuhan Rumah: Beli Garam pun Gue Haramin

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved