Breaking News:

Berita Kudus

Jabatan Direktur PDAM Kudus Bisa Dinonaktifkan Ketika Ayatullah Ditetapkan Jadi Tersangka

Ayatullah Khumaini yang menjabat sebagai Direktur PDAM Kabupaten Kudus, akan segera dinonaktifkan jika ditetapkan menjadi tersangka.

Istimewa
PDAM Kudus. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Ayatullah Khumaini yang menjabat sebagai Direktur PDAM Kabupaten Kudus, akan segera dinonaktifkan jika ditetapkan menjadi tersangka.

Hal itu terkait penetapan dua orang tersangka dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah ‎dan penggeledahan kantor PDAM Kudus, pada hari Selasa (14/7/2020).

Dewan Pengawas PDAM Kudus, Dio Hermansyah Bakri mengatakan, sudah mengetahui kabar mengenai informasi penetapan tersangka Direktur PDAM Kudus, Ayatullah Khumaini.

Dilatarbelakangi Balas Dendam Sopir, Bus Terjun ke Waduk dan Bunuh 21 Penumpang

Hasan Dipaksa Kerja Meski Sedang Sakit, Dipukuli dan Tak Diberi Makan Selama Tiga Hari

Update Virus Corona Kota Semarang Selasa 14 Juli 2020, Semarang Utara Tertinggi Mijen Terendah

Biaya Rumah Sakit Rp 45 Juta, Rizal Korban Keganasan Gangster Sukun Stress Semarang Butuh Bantuan

Kendati demikian, pihaknya masih belum membaca surat resmi dari kejaksaan mengenai surat penetapan tersebut.

"Ya kabarnya saya sudah dapat, tetapi untuk surat resmi penetapan tersangka tersebut saya belum lihat sendiri," jelas dia, Selasa (14/7/2020).

Dio mengatakan, jika sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Maka posisi Ayatullah Khumaini sebagai direktur akan dinonaktifkan.

"Ya posisinya akan dinonaktifkan dari jabatannya jika sudah ditetapkan sebagai tersangka," jelas dia.

Sedangkan terkait penggantian posisinya, kata dia, menunggu keputusannya sudah inkrah dari pengadilan ‎Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

"Untuk penggantiannya masih menunggu sidangnya sudah inkrah," ujar dia.

Pihaknya akan mengikuti prosedur hukum yang berjalan sebagaimana aturan dan undang-undang yang berlaku.

"Biarkan proses hukum berjalan sebagaimana seharusnya," jelas dia.

Biarpun terjadi permasalahan tersebut, dia memastikan pelayanan PDAM Kudus dapat tetap berjalan dengan baik.

"Saya ini baru selesai rapat untuk memastikan seluruh aktivitas layanan dapat berjalan normal," ujarnya. (raf)

Baru Sehari Kota Solo Dinyatakan Zona Hitam, Hari Ini Pasien Positif Corona Bertambah 7

120 Tenaga Kesehatan Jepara Positif Tertular Corona

Petaka Pesta Wisuda UNS Solo Jadi Penularan Corona, Ganjar: Yang Begini Kadang Kita Lepas Kontrol

Banyak Sekolah Negeri Kekurangan Siswa PPDB Jateng 2020, Ganjar: Ada Yang Lebih Memilih Masuk Swasta

 
Penulis: raka f pujangga
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved