Breaking News:

Berita UMKM

Fashion Batik Srihanna, Tetap Kreatif di Masa Pandemi

Sejak virus corona mewabah, berbagai usaha semakin dituntut untuk terus berinovasi agar tetap bertahan di masa krisis

Istimewa
Srihanna. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejak virus corona mewabah, berbagai usaha semakin dituntut untuk terus berinovasi agar tetap bertahan di masa krisis.

Hal itu salah satunya dialami "Srihanna", produsen fashion batik dan tenun di Jawa Tengah.

UKM yang beralamat di jalan Merak Kelurahan Mangunsari Kecamatan Sidomukti Salatiga ini kini mampu bangkit dan menghadapi tantangan itu setelah sempat mengalami penurunan omzet.

"Awalnya semua mall tidak diperkenankan untuk buka booth, sedangkan kami selama ini bermuamalah di mall dan butik.

Itu sangat berdampak di omzet kami dan sempat terjun bebas hampir 80%.

Kami menolak diam dan akan terus bergerak. Kami harus berfikir kreatif, minimal melakukan hal kecil yang mungkin bisa dilakukan dan ada manfaatnya," ungkapnya, Sabtu (18/7/2020).

Diakui Sri Ambarwati pemilik usaha Batik Srihanna, berbagai inovasi lantas dilakukan.

Yakni dengan membuat produk yang masih berbanding lurus dengan bisnisnya.

Ia mencoba membuat masker dari kain batik, tenun, dan lurik untuk dijual dan dibagikan secara gratis kepada yang membutuhkan.

"Alhamdulillah untuk masker sudah sangat banyak permintaan dari beberapa rumah sakit dan relawan bakti sosial.

Halaman
12
Penulis: Idayatul Rohmah
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved