Breaking News:

Pembunuhan Remaja Pekalongan

UPDATE: Tersangka Pembunuhan Remaja di Kota Pekalongan, Dikatakan Terlibat Kasus yang Sama

KNP (17) alias NK warga Setono, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, tersangka pembunuhan Muhammad Arya Sofa

Editor: Catur waskito Edy
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Petugas medis RSUD Bendan Kota Pekalongan sedang mengecek jenazah Arya yang ditemukan bersimbah darah di bantaran Sungai Klego, Kecamatan Pekalongan Utara, Kamis (16/7/2020) 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - KNP (17) alias NK warga Setono, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, tersangka pembunuhan Muhammad Arya Sofa (15) warga Kelurahan Setono Gg. 7, Kecamatan Pekalongan Timur, Jawa Tengah ternyata dikatakan sudah pernah terlibat kasus yang serupa pada bulan April 2020.

Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota AKP Ahmad Sugeng sat dihubungi Tribunjateng.com membenarkan adanya informasi tersebut. Namun, saat ini pihaknya masih memperdalam kasus tersebut.

"Terkait kasus pada bulan April tahun 2020, anggota masih memperdalam dan melakukan penyelidikan terhadap tersangka. Apakah ada tersangka yang lain, kami masih melakukan penyelidikan," kata AKP Ahmad, Sabtu (18/7/2020).

Diberitakan  sebelumnya, sesosok pria tanpa identitas ditemukan tak bernyawa di belakang eks dealer Daihatsu, yang ada di Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (24/4/2020) sore.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekalongan Saminta mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada penemuan mayat disekitar bekas dealer.

"Kamu bersama tim identifikasi Polres Pekalongan Kota langsung menuju ke TKP."

"Dari keterangan warga, adanya bahu menyengat seperti bangkai yang tercium oleh warga sekitar pukul 13.20 WIB, setelah di cek ternyata mayat sudah agak membusuk dan tertutup terpal, diperkirakan mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki dan melaporkan ke petugas," kata Saminta kepada Tribunjateng.com.

Saminta mengungkapkan, untuk kejadiannya pihaknya tidak mengetahui secara pasti.

Kemudian, sesuai dengan aturan dan melihat kondisi seperti ini apabila ada penemuan mayat harus menggunakan protokol kesehatan Covid-19.

"Tadi setelah dicek bersama dengan dinas kesehatan dan dari kepolisian, mayat tanpa identitas tersebut diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar 5 atau 6 hari. Bahkan, kondisi mayat tersebut sudah banyak belatungnya," ungkapnya.

Pihaknya menambahkan, untuk dilakukan pemeriksaan mayat tersebut dibawa ke RSUD Bendan Kota Pekalongan.

Sementara itu, Kapolsek Pekalongan Timur Kompol Djunaidi saat dihubungi Tribunjateng.com membenarkan ada penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki di belakang eks dealer Daihatsu.

"Untuk identitas belum diketahui, dari keterangan warga setempat mayat yang meninggal dunia tersebut diduga anak punk," kata Kompol Djunaidi.

Kapolsek menambahkan, saat ini mayat berada di kamar jenazah RSUD Bendan untuk dilakukan pemeriksaan. (Dro)

Sudah Adakah Keputusan Lanjutan Shopee Liga 1?

Kisah Petaka Cinta Segitiga, Istri Sah dan Oknum ASN sebagai Pelakor, Ketiganya Mendekam di Penjara

FAKTA Dibalik 4 Anak Kandung Gugat Ibunya yang Tua Rentu karena Harta Warisan

BANJIR Promo ALFAMART Periode 16-31 Juli 2020: Merries Pants Good Skin Hanya Rp 62.900

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved