Breaking News:

Liputan Khusus

BERITA LENGKAP: Serapan Dana Covid-19, Jawa Tengah Anggarkan Belanja Tidak Terduga Rp 1,9 Triliun

Serapan anggaran untuk penanganan Covid-19 di Jawa Tengah masih rendah. Dari total anggaran sebesar Rp 1,9 triliun dari APBD Jateng baru terserap sek

Harian Warta Kota/Henry Lopulalan
Ilustrasi Editor: Mohamad Yoenus 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Serapan anggaran untuk penanganan Covid-19 di Jawa Tengah masih rendah. Dari total anggaran sebesar Rp 1,9 triliun dari APBD Jateng baru terserap sekitar Rp 600 miliar atau 30 persen.

Hal itu terungkap saat Komisi C DPRD Jateng menggelar rapat rencana kerja perangkat daerah bersama Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Jateng. Wakil Ketua Komisi C DPRD Jateng, Sriyanto Saputro, mengaku kaget mendengarkan penyerapan anggaran yang diprioritaskan untuk penanganan Covid-19 di Jateng.

Menurutnya, angka tersebut tergolong rendah, Jumat (3/7).

Tribun Jateng menelusuri dan mengungkap fakta yang terjadi, terkait serapan anggaran penanganan Covid-19 di Jawa Tengah, 16-18 Juli 2020.

Maret lalu, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Inpres Nomor 4 Tahun 2020 tentang Refocussing Kegiatan, Realokasi Anggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Berdasarkan laman resmi Kemenkeu, Inpres tersebut meminta kementerian atau lembaga mengutamakan alokasi anggaran yang ada, untuk mempercepat penanganan Covid-19 sesuai protokol yang telah ditentukan.

Maka segera diambil langkah refocussing kegiatan, realokasi anggaran, serta pengadaan barang dan jasa sebagai upaya yang ditempuh dalam percepatan penanganan Covid-19. Revisi anggaran pun segera dilakukan dan diajukan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Calon Pengantin Ini Tewas Ditusuk Tetangga, Pelaku Hobi Cari Ribut

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Fahmi Dokter Semarang Meninggal Karena Corona dalam Usia 30 Tahun

Misteri Hilangnya Jenazah di Kuburan TPU Karang Bahagia Bekasi, Tersisa Tali Kafan Hingga Rambut

Aulia Bocah Tewas Mengambang di Tandon Air Kontrakannya, Diduga Dibunuh Ada Luka di Tangan Kirinya

Kementerian, lembaga, dan pemda agar mempercepat pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, untuk penanggulangan Covid-19 dengan memperluas serta mempermudah akses sesuai UU Penanggulangan Bencana dan aturan turunannya.

Menkeu menyebut angka APBN 2020 senilai Rp 62,3 triliun, yang bisa direalokasi untuk dana penanganan penyebaran COVID-19.

Kemendagri juga mengeluarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2020. Instruksi tersebut berisi tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Lingkungan Pemerintah Daerah.

Halaman
1234
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved