Breaking News:

Berita Kudus

Konflik Satpol PP Kudus Digeruduk Massa Komando Pejuang Merah Putih Gegara Penyegelan Bangunan

Sejumlah massa dari Komando Pejuang Merah Putih (KPMP) mencoba merangsek masuk ke kantor Satpol PP Kabupaten Kudus, Senin (20/7/2020).

Tribun Jateng/ Raka F Pujangga
Kepala Satpol PP Kabupaten Kudus, Djati Sholecah‎ 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sejumlah massa dari Komando Pejuang Merah Putih (KPMP) mencoba merangsek masuk ke kantor Satpol PP Kabupaten Kudus, Senin (20/7/2020).

Beruntung aparat kepolisian mampu merelai kericuhan itu hingga kondisinya dapat tetap berjalan kondusif.

Massa tersebut datang karena tidak puas terhadap penegakan peraturan daerah (Perda) yang dian‎ggap tebang pilih.

Kepala Satpol PP Kabupaten Kudus, Djati Sholecah‎ mengatakan telah menindaklanjuti laporan dari masyarakat mengenai bangunan di Jalan Agus Salim Nomor 162A yang belum berizin.

‎Bangunan yang berdiri di atas lahan milik PT KAI tersebut adalah Toko Batik Benang Raja dan Kafe Jenderal Coffee and Tea.

"Kami sudah menindaklanjuti dengan mengirimkan surat peringatan sampai surat peringatan ketiga kalinya pada tanggal 14 Juli 2020," jelasnya, Senin (20/7/2020).

Pihaknya memberikan waktu paling lambat sampai tanggal 17 Juli 2020 untuk segera melengkapi perizinannya.

Sampai batas waktu yang ditentukan, ternyata Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tidak juga bisa dilengkapi sehingga pihaknya melakukan penyegelan Toko Batik Benang Raja.

"‎Bangunannya memang belum beroperasi, tapi belum memiliki IMB makanya kemarin sudah kami lakukan penyegelan," ujar dia.

Kendati demikian, massa kurang puas karena hanya satu bangunan yang ditertibkan.

Halaman
123
Penulis: raka f pujangga
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved