Breaking News:

Berita Kebumen

Pendapat Warga Kebumen Saat Penerapan Social Distancing Motor: Berasa Mau Balapan, Mirip Moto GP

Pengendara sepeda motor Fajar Anggara (20) mengatakan merasa aneh dengan adanya pemberlakuan social distancing di lampu merah.

Istimewa
Pemerintah Kabupaten Kebumen berlakukan social distancing di lampu merah mirip starting grip Moto GP. 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Tidak hanya Tuban, pemberlakuan social distancing di lampu merah mirip starting grid Moto GP juga diberlakukan di Kabupaten Kebumen, Senin (20/7/2020).

Lampu merah mirip starting grid Moto GP di dua titik yaitu ruas jalan Ahmad Yani atau tepatnya tugu Lawet dan ruas Jalan Pahlawan.

Ada banyak garis berhenti pada lampu merah tersebut.

Kepolisian mengatur agar pengendara berhenti di garis yang telah disediakan.

Pemberlakuan lampu merah mirip starting grid Moto GP diresmikan oleh Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, Kapolres Kebumen Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan.

Pengendara sepeda motor Fajar Anggara (20) mengatakan merasa aneh dengan adanya pemberlakuan social distancing di lampu merah.

Dirinya merasa pemberlakuan social distancing di lampu merah serasa akan balapan.

"Rasanya kayak mau balapan. Kalau lampu merah seperti ini, " tutur dia.

Namun demikian ia menuturkan adanya pemberlakuan garis sosial distancing di lampu merah sangat membantu masyarakat untuk tetap berjaga meskipun sedang berkendara.

Dirinya merasa lebih aman dengan pemberlakuan social distancing agar tidak terpapar virus corona.

Halaman
123
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved