Breaking News:

Berita Regional

Terbaru, BPPTKG Yogya Sebut Ada Deformasi Gunung Merapi Pemendekan Jarak Tunjam 2 Cm, Ini Ancamannya

Erupsi Gunung Merapi terbaru pada 21 Juni 2020 lalu menimbulkan dampak pada tubuh Gunung Merapi yang mengalami deformasi

Editor: galih permadi
Tribun Jogja/ Setya Krisna Sumargo
Kondisi kubah lava Gunung Merapi 

TRIBUNJATENG.COM, YOGYA - Erupsi Gunung Merapi terbaru pada 21 Juni 2020 lalu menimbulkan dampak pada tubuh Gunung Merapi yang mengalami deformasi atau perubahan bentuk pada permukaan tubuh gunung tersebut.

Deformasi Gunung Merapi pun masih terjadi hingga kini.

Pedagang Pisang Wonosobo Tertipu Pesanan Fiktif Mengaku Warga Kendal Sempat Dibully Netizen

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Tika Tewas Kecelakaan Tabrak Truk Rusak di Tol Pemalang-Batang

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun 36 Orang Meninggal dan 40 Hilang di Banjir Bandang Luwu Utara

Ancaman Komjen Listyo Sigit Prabowo Babat Habis Polisi Kongkalikong dengan Buronan Djoko Tjandra

Berdasarkan pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, pada periode 10-16 Juli 2020 deformasi Gunung Merapi menunjukkan adanya pemendekan jarak tunjam sekitar 2 cm.

“Deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM (electronic distance measurement) pada 10-16 Juli 2020 menunjukkan adanya pemendekan jarak tunjam sekitar 2 cm,” ujar Kepala BPPTKG Yogyakarta, Hanik Humaida, saat dihubungi Tribunjogja.com, Senin (20/7/2020).

Adapun deformasi Gunung Merapi yang terhitung sejak 22 Juni 2020 tersebut memiliki laju lebih kurang 0,5 cm/hari.

Sebelumnya, total deformasi yang terhitung sejak 22 Juni 2020 hingga 9 Juli 2020 ialah sebesar 7 cm yang terukur di sektor barat laut.

Deformasi ini, menurut Hanik, masih terbilang kecil dibandingkan deformasi sebelum erupsi 2010.

Oleh karena itu, potensi ancaman bahaya masih sama, yakni berupa luncuran awan panas dari runtuhnya kubah lava dan lontaran material akibat erupsi eksplosif.

“Rekomendasi jarak bahaya juga masih sama, yaitu dalam radius 3 km dari puncak Gunung Merapi,” imbuhnya.

Tangkapan visual Gunung Merapi, Jumat (12/6/2020) pukul 06.04 WIB via PGM Babadan. (twitter BPPTKG)
Hanik menerangkan, deformasi yang terjadi di tubuh gunung merupakan salah satu tanda ada magma yang naik ke permukaan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved