Breaking News:

Berita Solo

Unjuk Rasa #UniversitasNggaweSusah di Solo Jadi Trending di Twitter, Begini Respon Rektor UNS

Biaya pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) menjadi satu tuntutan yang disuarakan

Editor: muslimah
Istimewa / Dokumentasi UNS Bergerak
Plang nama kampus yang ada di Boulevard UNS dengan kain hitam bertulisan 'UNS DISEGEL MAHASISWA' oleh massa aksi, Senin (20/7/2020) 

Unjuk Rasa #UniversitasNggaweSusah di Solo Jadi Trending di Twitter, Begini Respon Rektor UNS

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Ratusan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) yang tergabung dalam UNS Bergerak melakukan aksi unjuk rasa di Boulevars UNS, Kentingan, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Senin (20/7/2020).

Mereka menuntut dibukanya kran komunikasi antara mahasiswa dan pentinggi kampus.

Itu lantaran massa aksi ingin menyampaikan sejumlah tuntutan secara audiensi terbuka.

Identitas Sultan Jember Berbeda saat Bertemu Bupati Farida, Tahu saat Heboh Nyaris Tipu Ashanty

Promo Superindo Hari Kerja 20-23 Juli 2020, Diskon Berbagai Produk, Ini Daftarnya

Antariksa Sering Merasa Rindu pada Jasad Tak Dikenal yang Ia Makamkan, Ternyata Anak Sendiri

China Ancam Kerahkan Kapal Perang Jika AS Terus Provokasi di Laut China Selatan

Biaya pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) menjadi satu tuntutan yang disuarakan.

Selain itu, tagar #UniversitasNggaweSusah juga nangkring dalam trending Twitter.

Rektor UNS Solo, Prof Jamal Wiwoho angkat bicara soal adanya unjuk rasa mahasiswa di Boulevard UNS.

Jamal menjelaskan, tarif biaya dan layanan di UNS ditetapkan Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

"Itu berdasar usulan pimpinan BLU dengan mempertimbangkan aspek kontinuitas dan pengembangan layanan, daya beli masyarakat, asas keadilan dan kepatutan, serta kompetisi yang sehat," jelasnya.

Disamping itu, Jamal menerangkan Perguruan Tinggi Negeri (PTN), termasuk UNS wajib berkonsultasi dengan Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Itu berkaitan penetapan tarif biaya pendidikan.

"PTN Badan Hukum menetapkan tarif biaya pendidikan berdasarkan pedoman teknis penetapan tarif yang ditetapkan menteri," terang Jamal.

"Dalam penetapan tarif, PTN Badan Hukum wajib berkonsultasi dengan menteri," papar dia.

"Tarif biaya pendidikan ditetapkan dengan mempertimbangkan kemampuan ekonomi mahasiswa, orang tua mahasiswa, atau pihak lain yang membiayai mahasiswa," tandasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Respon Rektor UNS Soal Aksi Unjuk Rasa #UniversitasNggaweSusah yang Jadi Trending di Twitter

Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved