Breaking News:

Berita Jateng

Hari Anak Nasional saat Pandemi, Ini Pesan Ganjar Pranowo untuk Anak dan Orangtua di Jateng

Pandemi Covid-19 membuat peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dilakukan secara virtual.

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI
Gubernur Ganjar usai menghadiri perayaan Hari Anak Nasional secara virtual di gedung kompleks Kantor Gubernur Jateng 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG- Pandemi Covid-19 membuat peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dilakukan secara virtual.

Meskipun demikian, metode yang digunakan tersebut dinilai tidak mengurangi makna negara hadir untuk anak.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang memimpin kegiatan meminta anak-anak dan orangtua berubah, beradaptasi sesuai situasi pandemi virus corona Covid-19 yang sedang terjadi saat ini.

Adian Napitupulu Blak-blakan Istana Minta Nama-nama Aktivis 98 Isi Jabatan Komisaris BUMN dan Dubes

Wanita Ini Menangis Sejadi-jadinya Setelah 9 Kerbau yang Dirawat 8 Tahun Dicuri Jelang Idul Adha

Tanpa Menawar, Ada Warga‎ Semarang Siap Beli Tanah dan Mempersunting Janda Cantik Kudus

SPG Rokok Terlibat Prostitusi Online, Ada 2 Jenis Tarif, Short Time dan Menemani Sepanjang Hari

"Covid-19 mendorong kita semuanya untuk berubah. Seperti komputer atau handphone yang disetel ulang," kata Ganjar saat ditemui seusai acara di kompleka Kantor Gubernur Jateng, Kamis (23/7/2020).

Dalam acara tersebut, sejumlah perwakilan anak-anak ikut berpartisipasi berdialog dengan gubernur dalam sesia 'Dengarkan Suara Anak'.

Rata-rata anak berbicara terkait kondisi dimana mereka harus terpaksa belajar di rumah karena pandemi ini.

Ada yang bosan di rumah, mereka ingin segera belajar bersama teman-teman di ruang kelas sekolah.

Ganjar mempersilakan jika kelas tatap muka diselenggarakan. Namun, protokol kesehatan harus dijalankan secara ketat.

"Tadi saya tanyakan ke anak-anak, apakah mereka bisa jamin kalau di sekolah tidak gandengan dengan teman, tidak cubit-cubitan, tidak berpelukan dengan teman, karena pasti ada kerinduan dengan teman main. Makanya itu, semua harus hati-hati," jelasnya.

Anak-anak yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Anak yang ada di Kutoarjo, Purworejo juga memiliki kesempatan untuk berdialog dengan politikus PDI Perjuangan itu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved