Breaking News:

Berita Pati

GP Ansor NU Pati Siap Bantu Tegakkan Perda Karaoke

GP Ansor menyoal penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pati nomor 8 tahun 2013.

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Gerakan Pemuda (GP) Ansor NU Kabupaten Pati beraudiensi dengan DPRD dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat, Jumat (24/7/2020).

Dalam audiensi yang diselenggarakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Pati tersebut, GP Ansor menyoal penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pati nomor 8 tahun 2013 tentang penyelenggaraan kepariwisataan.

Menurut mereka, penegakan Perda tersebut, terutama yang mengatur mengenai tempat karaoke, masih tumpul.

Tak hanya itu, mereka juga menuntut Pemkab Pati menutup operasional “karaoke mesum” di tengah pandemi virus corona.

Ketua GP Ansor Pati, Itqonul Hakim, mengatakan bahwa penggunaan istilah “karaoke mesum” merupakan bentuk pemilahan.

“Artinya, kami tidak memandang hina kegiatan karaoke, asalkan tidak ada aktivitas prostitusi, penjualan miras, dan peredaran narkoba, atau bahkan lebih jauh lagi ada unsur human trafficking,” ungkap dia.

Itqon menuturkan, selama ini, Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang merupakan badan semi otonom di bawah naungan GP Ansor senantiasa memantau perkembangan penegakan Perda yang mengatur karaoke.

Menurutnya, penegakan Perda tersebut masih jauh dari harapan.

Sementara, Sekretaris GP Ansor Pati, Abdul Muhid mengatakan, terkait keberadaan tempat karaoke, pihaknya mengajukan beberapa tuntutan pada pemerintah daerah.

Antara lain, pihaknya meminta Pemkab menutup tempat karaoke mesum.

Halaman
1234
Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved