Breaking News:

Jelang Idul Adha

Pemkab Pati Telah Tetapkan Aturan Pelaksanaan Idul Adha Tahun Ini

Bupati Pati Haryanto menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Hari Raya Iduladha.

Tribun Jateng/Mazka Hauzan Naufal
Bupati Pati Haryanto menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Hari Raya Iduladha bersama jajaran Forkopimda dan sejumlah pimpinan ormas Islam, Jumat (24/7/2020) di Pendopo Kabupaten Pati. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Bupati Pati Haryanto menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Hari Raya Iduladha bersama jajaran Forkopimda dan sejumlah pimpinan ormas Islam, Jumat (24/7/2020). Rapat ini diselenggarakan di Pendopo Kabupaten Pati.

Sebagaimana pelaksanaan kegiatan lain di tengah pandemi, pelaksanaan perayaan Iduladha tahun ini juga akan mengalami penyesuaian-penyesuaian. Terkait hal ini, Bupati Haryanto mengatakan bahwa pihaknya telah mengeluarkan surat edaran yang disampaikan pada seluruh lembaga Islam.

Surat edaran tersebut terutama mengatur pelaksanaan salat id, penyembelihan hewan kurban, dan distribusi daging kurban.

Terkait pelaksanaan salat iduladha, ketentuannya secara umum sama seperti pelaksanaan salat idulfitri lalu. Masjid yang menyelenggarakan salat iduladha diwajibkan melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.

“Mengenai penyembelihan hewan, petugas penyembelih harus dipastikan sehat. Kemudian, daging kurban langsung diantarkan petugas dari rumah ke rumah,” ujar Haryanto.

Sementara, Sekda Pati Suharyono menekankan, dalam pelaksanaan salat iduladha, takmir masjid tidak diperbolehkan mengedarkan kotak amal. Sebab, kotak amal yang diedarkan secara estafet akan disentuh oleh banyak orang.

Di samping itu, ia juga menyampaikan rincian protokol kesehatan yang mesti dipatuhi jemaah salat id. Aturannya ialah sebagai berikut.

Jemaah dalam kondisi sehat; membawa sajadah atau alas salat sendiri-sendiri; menggunakan masker sejak keluar rumah dan selama berada di tempat salat id; menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan pakai sabun atau penyanitasi tangan; menghindari kontak fisik seperti bersalaman atau berpelukan; menjaga jarak minimal satu meter; dan diimbau tidak mengikutsertakan anak-anak dan lansia yang rentan tertular penyakit atau memiliki penyakit bawaan yang berisiko tinggi terhadap penularan Covid-19. (*)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved