Breaking News:

Berita Semarang

Coklit ke Rumah Rukani di Demak, Petugas: Akses Jalannya Paling Sulit

Perjalanan ke rumah Rukani, kata dia, medan paling sulit selama proses pencoklitan.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: M Syofri Kurniawan
Tribun Jateng/Muhammad Yunan Setiawan
Petugas mencoklit Rukani, warga Dukuh Rejosari, Desa Bendono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Sabtu, (25/7/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Budi Kiswanto tampak lega sore itu, Sabtu, (25/7/2020).

Ia baru saja selesai mencoklit Rukani, warga Dukuh Rejosari, Desa Bendono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.

Perjalanan ke rumah Rukani, kata dia, medan paling sulit selama proses pencoklitan.

Punya Kebiasaan Begadang dan Makan Mie Instan, Pria Ini Divonis Menderita 16 Penyakit Sekaligus

Awalnya Diremehkan karena Badan Lebih Kecil, Selanjutnya Militer AS dan Eropa Kaget Kekuatan TNI AL

Istrinya Pakai Masker Rp 22 Juta dan Viral, Jenderal Andika Blak-blakan Sakit yang Diderita Bu Hetty

Kabar Terkini Achmad Purnomo Setelah Positif Covid-19: Ini Malah Mau Renang

Pasalnya, rumahnya di kelilingi air laut.

Sehingga untuk menuju ke rumahnya harus menggunakan perahu.

Kondisi rumah Rukani, warga Dukuh Rejosari, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Sabtu, (25/7/2020).
Kondisi rumah Rukani, warga Dukuh Rejosari, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Sabtu, (25/7/2020). (TRIBUNJATENG/YUNAN SETIAWAN)

Dia mengatakan, ada tiga RT yang harus dicoklit.

Tiga RT itu terletak di Dukuh Pandansari dan Dukuh Morosari.

Dari tiga RT itu, kata dia, ada 138 KK atau 313 orang.

"Sampai saat ini sudah 200 orang yang sudah dicoklit," tuturnya, Sabtu, (25/7/2020).

Dia juga menambahkan, wilayah tugasnya memang rawan terdampak rob.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved