Breaking News:

Berita Jateng

Muhdi Tegaskan PGRI Jateng Tak Ikut Dalam Pelaksaan POP

Hubungan tiga organisasi besar yaitu Muhamadiyah, NU dan PGRI dengan Kemendikbud sempat memanas beberapa waktu lalu.

TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Ketua PGRI Jateng, Muhdi 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Hubungan tiga organisasi besar yaitu Muhamadiyah, NU dan PGRI dengan Kemendikbud sempat memanas beberapa waktu lalu.

Hal itu dikarenakan pelaksana Program Organisasi Penggerak (POP) dari Kemendikbud yang dianggap janggal.

Buntut dari tak sejalannya pemirkiran pelaksanaan program Kemendikbud mengakibatkan tiga organisasi besar itu mundur dari pelaksana POP.

Sebelum Ditemukan Tewas, Ini Pesan Terakhir Editor MetroTV Yodi Prabowo ke Suci, Pacar Curigai Ini

Wulan Guritno Foto Kunjungi Teman Pria di Jogja, Netizen: Gue Jadi Iri

Baru Nikah, Ansari Tega Bunuh Istri karena Salah Kasih Kembalian ke Pembeli, Ini Kesaksian Warga

Kisah Pengakuan PSK Online Semarang: Dari Ayam Kampus hingga Jadi Karyawati, Kini Coba Jualan Baju

Pengunduruan diri dari POP pun diikuti oleh organisasi tingkat wilayah seperti Pimpinan Wilayah (PW) Muhamadiyah Jateng.

Pasalnya organisasi di daerah mengikuti keputusan organisasi pusat.

Selain PW Muhammadiyah Jateng, PGRI Jateng juga menanggapi keputusan pengurunduran diri dalam POP yang dilakukan oleh organisasi pusat.

Saat dikonfirmasi Tribunjateng.com, melalui sambungan telpon, Muhdi Ketua PGRI Jateng menjelaskan, PGRI Jateng tak ikut dalam program POP.

"Yang ikut program POP dari Kemendikbud Pengurus Besar (PB) PGRI bukan Provinsi Jateng," jelasnya singkat, Minggu (26/7/2020).

Dilanjutkannya, PB PGRI bukan melakukan penolakan terkait program POP yang dilaksanakan Kemendikbud.

"PB PGRI mundur namun tidak melakukan penolakan, dan hal tersebut sudah disampaikan lewat pernyataan PB PGRI secara langsung," ucapnya. (bud)

Ditemukan Lagi 5 Kasus Positif Covid-19, Pasar Sokaraja Banyumas Ditutup Sementara Mulai Hari Ini

Harga Emas Tembus Rekor Sepanjang Masa, Dampak Ketegangan Amerika Serikat dan China

Update Virus Corona Jawa Tengah Senin 27 Juli 2020

BREAKING NEWS: Plt Bupati dan Sekda Kudus Diperiksa Kejati Jateng Soal Kasus Suap Kepegawaian PDAM

Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved