Breaking News:

KKN Undip

New Normal, Mahasiswa KKN Undip Ciptakan Tabung Cuci Tangan Mudah Murah

Mahasiswa Tim II KKN Universitas Diponegoro 2020, Alya Salma Khonsa (21), membuat karya yang dapat diaplikasikan dengan mudah oleh masyarakat

IST
Mahasiswa KKN Undip Alya Salma Khonsa berfoto bersama warga. 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG – Mahasiswa Tim II KKN Universitas Diponegoro 2020, Alya Salma Khonsa (21), membuat karya yang dapat diaplikasikan dengan mudah oleh masyarakat guna mencegah penyebaran Covid-19.

KKN yang bertajuk pulang kampung ini dimanfaatkan sebagai saranan untuk mengembangkan pemahaman masyarakat di lingkungannya mengenai kebijakan New Normal.

Alya Salma Khonsa, mahasiswa Fakultas Psikologi Undip ini, melaksanakan KKN di Kampung Malanggaten khususnya pada RW 10 yang terletak di Kelurahan Rejowinangun Utara, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang.

Kota Magelang termasuk dalam Zona Hijau, yang mana kebijakan New Normal dapat dan sudah mulai diterapkan pada masyarakat.

Dalam menjalani aktivitas saat kebijakan New Normal, masyarakat perlu memahami dan menerapkan protokol kesehatan dan juga tetap melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Karena itulah, penting diselenggarakannya sebuah edukasi kepada masyarakat mengenai Kebijakan New Normal khususnya protokol Kesehatan yang harus diterapkan serta melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” kata Alya Salma Khonsa, Senin (27/7/2020).

Program tersebut melibatkan sekitar 30 warga yang terdiri dari warga RT 03, RT 04, dan RT 05.

Ia mengundang lima orang warga setiap hari selama lima hingga enam hari berturut-turut yang mana protokol kesehatan tetap diterapkan.

Program ini dilaksanakan mulai dari tanggal 18 hingga 23 Juli 2020.

Dalam program tersebut, warga diberikan edukasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan New Normal dan perotokol Kesehatan, serta mengajak warga untuk membuat sebuah kreasi tabung cuci tangan dari bahan botol bekas berukuran besar yang dinamakan dengan TACUTA (Tabung Cuci Tangan Keluarga).

Salah satu warga, Ita (30) yang mengikuti program tersebut, mengatakan bahwa dilaksanakan program tersebut memberikan manfaat, khususnya karena dibuatnya tabung cuci tangan keluarga saat program terlaksana dapat digunakan di rumah.

Dokumentasi pembuatan tabung cuci tangan keluarga
Dokumentasi pembuatan tabung cuci tangan keluarga (ist)

Hadirnya program ini di lingkungan Kampung Malanggaten khusunya RW 10 ini diharapkan dapat menambah pemahaman warga mengenai kebijakan New Normal khususnya protokol kesehatan yang harus laksanakan.

Selain itu juga memberikan output berupa salah satu fasilitas yang dapat digunakan untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang dapat digunakan oleh keluarga.

Kepala P2KKN Undip, Fahmi Arifan menambahkan, di tengah pandemi Covid-19 ini, kegiatan KKN difokuskan pada pendampingan masyarakat untuk menghadapi pandemi.

“Harapannya, hasil pengetahuan mahasiswa yang selama ini dipelajari di kampus dapat diaplikasikan ke masyarakat,” kata Fahmi.(*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved