Breaking News:

Berita Pekalongan

Tak Punya Handphone HP untuk Belajar, Faqor Siswa SMP Pekalongan Pilih Belajar di Sekolah Sendirian

Dzul Faqor Risqi Islamy Al Ghazy (13) siswa kelas 7 di SMPN 2 Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah sudah dua hari ini melakukan kegiatan belajar.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: galih permadi

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Dzul Faqor Risqi Islamy Al Ghazy (13) siswa kelas 7 di SMPN 2 Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah sudah dua hari ini melakukan kegiatan belajar tatap muka di sekolah.

Anak keempat dari Tarjo dan Winarsih warga Desa Tanjung, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan nekat datang ke sekolah menggunakan sepeda karena ingin belajar walaupun sendirian.

Hal ini dilakukan, karena dia tidak memiliki handphone untuk melakukan pembelajaran melalui daring.

Sandiaga Uno Ditertawakan Anak-anaknya karena Jadi YouTuber, Dapat Julukan Papol

Ini Jadwal Siaran Langsung Final Piala FA Chelsea Vs Arsenal, Lampard Turunkan Kante

Hina Guru via Facebook, Dede Hendak Klarifikasi tapi Berujung Ricuh

Selama dua hari ini, Faqor belajar di ruang perpustakaan sekolah dengan menggunakan masker.

Faqor ikut belajar daring menggunakan handphone milik kepala perpustakaan dan didampingi wali kelasnya yaitu Sartono.

"Saya tidak punya HP untuk belajar daring, terus datang ke sekolah minta belajar tatap muka. Sejak Senin (27/7/2020) belajar di sekolah," kata Faqor kepada Tribunjateng.com, Selasa (28/7/2020).

Ia mengatakan, orangtua tidak punya handphone sehingga tidak bisa belajar.

"Bapak dan ibu kerja sebagai buruh serta tidak mempunyai HP. Kakak juga tidak punya HP," imbuhnya.

Faqor menjelaskan, belajar di sekolah lebih mudah dibandingkan belajar di rumah.

Terpisah, Sartono Wali Kelas 7B mengatakan Faqor merupakan murid barunya yang semangat untuk belajar.

Walaupun ditengah pandemi virus corona atau Covid-19, pihaknya memastikan proses belajar mengajar menggunakan protokol kesehatan.

"Dari penilaian hari pertama, Faqor anaknya mudah mencerna pelajaran yang diberikan dan anaknya cepat tanggap," katanya.

Cerita Kepsek

Tak memiliki handphone untuk melakukan pembelajaran melalui online, Dzul Faqor Risqi Islamy Al Ghazy (13) siswa kelas 7 di SMPN 2 Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah nekat datang ke sekolah untuk meminta belajar tatap muka di kelas, meskipun sendirian.

"Ceritanya itu, kemarin hari Senin (27/7/2020) sekitar pukul 07.00 WIB, saya melihat anak yang menggunakan pakaian sekolah dasar datang sendirian menggunakan sepeda, saya pikir anak itu mau mengambil buku ternyata dia ingin belajar.

Bahkan anak itu sempat menangis ke saya agar diizinkan belajar tatap muka di kelas, meski hanya sendirian," kata Kepala SMP N 2 Tirto, Khoirul Huda kepada Tribunjateng.com, Selasa (28/7/2020).

Menurutnya, Faqor datang ke sekolah karena di rumahnya tidak ada handphone untuk belajar melalui daring.

"Akhirnya, kami terima anak itu untuk belajar di perpustakaan didampingi wali kelasnya yaitu Sartono.

Selanjutnya, kami perintahkan kepada semua guru yang bertugas untuk memberikan pelayanan secara offline dan hari itu, Faqor langsung belajar secara offline," ujarnya.

Pihaknya mengungkapkan, untuk sementara yang hadir ke sekolah untuk melakukan pembelajaran offline baru satu orang.

"Kami tetap membuka peluang, kepada mereka-mereka yang tidak memiliki fasilitas handphone untuk bisa belajar di sekolah dengan bimbingan guru yang sudah siap materi pelajaran.

Fasilitas tersebut kami pinjami, bahkan bisa menggunakan ruang laboratorium untuk dijadikan tempat belajar," ungkapnya.

Huda, menambahkan selama kegiatan belajar mengajar (KBM) secara online, rata-rata siswa yang bisa menjalankan tugas sekolah sebanyak 90 persen.

"Bisa jadi yang 10 persennya mengalami hal yang serupa dengan Faqor, cuma tidak ada keberanian seperti Faqor yang datang ke sekolah."

"Total siswa kelas 7 di sekolah tersebut yakni 137 siswa. Sedangkan jumlah siswa keseluruhan di SMP N 2 Tirto terdapat 435 siswa," tambahnya. (Dro)

Kaesang Pangarep Bocorkan Kebiasaan Iriana Jokowi di Istana: Burung-burungnya Ibuk

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Kusnandar Tewas Kecelakaan, Jasad Masuk Selokan

Kisah Pengakuan PSK Online Semarang: Dari Ayam Kampus hingga Jadi Karyawati, Kini Coba Jualan Baju

Bolehkah Menggunakan Serum Wajah Setiap Hari? Ini Penjelasan Pakar Kecantikan

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved