Breaking News:

UIN Walisongo

Dana Zakat Mal Dosen dan Staf UIN Walisongo Semarang Didistribusikan

Potongan dana zakat mal dari gaji pegawai dan dosen UIN Walisongo mulai didistribusikan ke pihak yang membutuhkan (mustahiq). Dana zakat didistribusik

IST
Potongan dana zakat mal dari gaji pegawai dan dosen UIN Walisongo mulai didistribusikan ke pihak yang membutuhkan (mustahiq) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG  Potongan dana zakat mal dari gaji pegawai dan dosen UIN Walisongo mulai didistribusikan ke pihak yang membutuhkan (mustahiq).

Dana zakat didistribusikan dalam bentuk bantuan UKT mahasiswa, bantuan kepada pegawai kontrak hingga bantuan untuk pengobatan kepada warga sekitar.

Seremoni distribusi zakat digelar di Ruang Sidang Rektor Lantai 2 Kampus I Semarang, Rabu (29/7/2020) pagi. Para penerima bantuan hadir dalam forum tersebut.

Kepala Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) UIN Walisongo Dr. H. Ja’far Baehaqi, M.H menuturkan potongan dana zakat sebesar 2,5 persen telah dilakukan sejak bulan Mei 2020. Dana zakat yang terkumpul tiap bulan kemudian disetor ke Badan Amil Zakat Provinsi Jawa Tengah.

Potongan dana zakat mal dari gaji pegawai dan dosen UIN Walisongo mulai didistribusikan ke pihak yang membutuhkan (mustahiq)
Potongan dana zakat mal dari gaji pegawai dan dosen UIN Walisongo mulai didistribusikan ke pihak yang membutuhkan (mustahiq) (IST)

Dari setoran itu, UPZ UIN Walisongo akan mendapat pengembalian sekitar 70 persen dari dana yang dikumpulkan.

“Dana yang dikembalikan ini kita mulai salurkan. Bulan Mei kita berikan bantuan keringanan UKT untuk 21 mahasiswa. Lalu bulan Juni ada 22 mahasiwa,” kata Ja’far, seusai kegiatan.

Dijelaskan Ja’far, nantinya bantuan keringanan UKT mahasiswa akan berjumlah 120 orang dalam rentang waktu 6 bulan ke depan. Tiap bulan alokasi yang diberikan untuk bantuan kepada mahasiswa sebesar Rp 25 juta.

“Tiap penerima dibagi menjadi empat golongan. Paling rendah Rp 500 ribu dan paling tinggi Rp 2 juta,” tambahnya.

Selain bantuan UKT mahasiswa, ada juga program lainnya antara lain bantuan untuk pegawai kontrak, bantuan untuk warga binaan, bantuan untuk para muallaf binaan, dan bantuan biaya pengobatan warga sekitar.

Rektor UIN Walisongo, Prof. Dr. H. Imam Taufiq, M.Ag menuturkan, dana zakat yang dipotong dari gaji para pegawai diharapkan menjadi uswah (contoh) yang baik. Apalagi bagi umat Islam, zakat adalah hal yang sifatnya keharusan.

“Ini bagian dari rasa syukur kita. Di masa pandemi ini dampaknya merata ke seluruh masyarakat. Semuanya kena. Jadi ini kesadaran kita. Ini ujian, dan bukan musibah, agar lebih mampu bertahan memberikan sesuatu yang lebih bermakna ketika situasi sulit,” ucap rektor, dalam sambutannya.

“Saya sampaikan apresiasi temen-temen UPZ, sejak bulan Mei sudah mulai melakukan rekrutmen sampai 3 bulan ini. Perencanaan dan SOP sudah ditetapkan. Kita harus berani dan mencari hikmah yang diberikan Allah. Saya yakin, kita tetap produktif dan tetap berkomitmen keluar dengan inovasi dan berbagi kepada yang lain,” tandasnya. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved