Breaking News:

Di Tengah Pandemi, Diani Malah Sukses Tekuni Bisnis Kuliner

Pandemi covid-19 tidak selamanya membawa dampak buruk bagi dunia usaha kuliner.

Tribun Jateng/Idayatul Rohmah
Tjapitan 1908 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pandemi covid-19 tidak selamanya membawa dampak buruk bagi dunia usaha kuliner. Ada usaha kuliner yang justru kian melejit di tengah wabah ini.

Berkah tersebut di antaranya dirasakan Diani, pemilik usaha "Tjapitan 1908".

Anggota UMKM binaan Kadin Semarang ini mengaku, usahanya dalam menggeluti bisnis kuliner khas Kota Pekalongan tersebut justru semakin eksis di tengah wabah virus corona ini.

"Awalnya produksi hanya terbatas dari sistem pre-order atau buka pesanan karena keterbatasan waktu dan tenaga.

Namun di tengah pandemi Covid 19 ini, ada hikmah yang kami dapatkan," ungkap dia melalui keterangan tertulis, Rabu (29/7/2020).

Diani memaparkan, kesuksesan bisnisnya ini terlihat dari target yang selalu tercapai oleh para resellernya.

Dalam sehari, kata dia, pihaknya dapat menjual 500 tusuk Tjapitan.

Hal ini menurutnya merupakan peningkatan yang pesat dibandingkan sebelumnya.

"Penjualan kami bekerjasama dengan reseller agar target penjualan dapat terpenuhi.

Bisnis kuliner kami berkembang pesat dibandingkan dengan usaha-usaha lainnya, sehingga kami mulai berpikir bagaimana cara membuat bisnis ini lebih besar," lanjutnya.

Lantas Diani menyebutkan, Ada dua macam kemasan yang dijual, yakni kemasan isi 5 tusuk dengan harga Rp 50.000 dan kemasan isi 10 tusuk dengan Rp 95.000.

Sementara untuk reseller, kata dia, mendapat harga khusus dengan memesan paling sedikit 20 bungkus tjapitan.

"Di kota Pekalongan, tjapitan ayam dapat dibeli di tempat usaha saya, Tjapitan 1908 yang berada di daerah Binagriya, kota Pekalongan," tukasnya. (*)

Penulis: Idayatul Rohmah
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved