Breaking News:

Ketua KPU Demak Bantah Dugaan Perjokian Pencoklitan: Besok PPS Bungo Beri Klarifikasi

Ketua KPU Demak Bambang Setya Budi membantah dugaan adanya praktek perjokian pelaksanaan coklit di Desa Bungo.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG/YUNANSETIAWAN
Ketua KPU Demak Bambang Setya Budi 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG-Ketua KPU Demak Bambang Setya Budi membantah dugaan adanya praktek perjokian pelaksanaan coklit yang terjadi di Desa Bungo, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak.

Bambang mengatakan, temuan itu harus disampaikan secara jelas dan sesuai yang terjadi di lapangan. Sehingga pihaknya bisa mudah menindaklanjutinya.

Selain itu, terkait dugaan perjokian, Bambang mengaku belum menerima pemberitahuan dari Bawaslu Demak terkait temuannya perjokian pencoklitan.

"Sampai sore ini belum ada surat dari Bawaslu terkait saran perbaikan yang isinya perjokian coklit," ujarnya, Rabu, (29/7/2020).

Dia menyatakan, dengan adanya dugaan tersebut, PPS Desa Bungo akan memberikan klarifikasi secara resmi terkait apa yang disampaikan Bawaslu Demak pada Kamis, (30/7/2020) besok.

Dalam klarifikasi itu, kata dia, difasilitisi oleh PPK dan dihadiri PPS, PPDP, serta mengundang PPDP.

Bambang menyatakan, pihaknya menerima saran dan masukan dari Bawaslu Demak. Karena saran tersebut, tuturnya, untuk menjaga kualitas demokrasi dan Pilbup Demak 2020.

Sementara itu, selama pelaksanaan coklit Bambang mengaku sudah mengingatkan PPDP untuk menjalankan tugasnya dengan baik. Dia meminta PPDP jangan sampai melakukan perjokian, karena coklit merupakan tahapan yang penting.

"Coklit ini momen vital. Jangan dinodai dengan oknum-oknum yang merusak kualitas data sendiri," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved