Breaking News:

Idul Adha 2020

Di Banyumas Panitia Pemotongan Hewan Kurban Wajib Membawa Pisau Sendiri, Daging Diantar ke Rumah

Syarat pelaksanaan salat dan pemotongan hewan yang paling penting harus sesuai dengan protokol kesehatan

TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Keramaian penjual dan pembeli sapi di Pasar Hewan Ajibarang yang terlihat banyak tak menggunakan masker, pada Rabu (22/7/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Sehari sebelum pelaksanaan salat Idul Adha 1441 Hijriah, Kepala Kantor Kemenag Banyumas, Akhsin Aedi mengatakan umat Islam boleh melaksanakan salat Idul Adha dan menggelar pemotongan hewan kurban asal sesuai protokol kesehatan.

Hal itu sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Agama No 18 Tahun 2020 dan Surat Edaran dari Bupati Banyumas.

Dalam SE Menteri Agama No 18 tahun 2020 serta Surat Edaran dari Bupati Banyumas intinya memuat mekanisme SOP pelaksanaan Salat Id dan pemotongan hewan kurban.

"Boleh dilaksanakan ditempat-tempat terbuka, kemudian setiap tempat ibadah harus ada permohonan dari takmir atau panitia yang diketahui camat atau kelurahan dan mengetahui camat," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (30/7/2020).

"Biasanya nyambung setelah salat Idul Adha ada pemotongan hewan.

Pemotongan dilakukan di lapangan terbuka, jamaah pakai masker, jaga jarak," imbuhnya.

Panitia penyelenggara harus memberikan pemberitahuan atau membuat surat ijin terkait penyelenggaraan pemotongan hewan.

Syarat pelaksanaan salat dan pemotongan hewan yang paling penting harus sesuai dengan protokol kesehatan.

"Selain itu Khotib disarankan jangan terlalu lama dan begitu pula dengan imam jangan membaca surat yang terlalu panjang," katanya.

Sementara itu untuk mekanisme pemotongan dan pembagian daging sendiri, pihaknya menyampaikan semua petugas wajib menggunakan sarung tangan.

"Pisau tidak boleh ganti-ganti, petugas penyembelihan membawa pisau dari rumah masing-masing, jaga jarak, dan hindari kerumanan dan panitia maksimal 10 sampai 15 orang," imbuhnya.

Pembagiannya sendiri adalah melalui RT yang sudah didata oleh panitia dan akan diantar ke rumah masing-masing warga yang menerima.

Sehingga tidak ada antrean penerima daging korban.

Pihaknya menambahkan jika penyembelihan daging kurban tidak hanya pada hari Jumat saja tetapi hari Sabtu dan Minggu juga boleh. (jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved