Breaking News:

UIN Walisongo Semarang

Pengelolaan Daging Kurban di UIN Walisongo Semarang Ramah Lingkungan

UIN Walisongo menunjukkan komitmennya untuk mengurangi penggunaan sampah plastik dalam setiap kegiatannya. Pengurangan sampah plastik masuk dalam pro

IST
Panitia penyembelihan hewan kurban tidak menggunakan plastik dalam pembagiannya daging kurban 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - UIN Walisongo Semarang menunjukkan komitmennya untuk mengurangi penggunaan sampah plastik dalam setiap kegiatannya.

Pengurangan sampah plastik masuk dalam program smart and green kampus.

Salah satu implementasi smart and green kampus adalah distribusi daging kurban pada Idul Adha tahun 1441 Hijriah.

Panitia penyembelihan hewan kurban tidak menggunakan plastik dalam pembagiannya.

Panitia penyembelihan hewan kurban tidak menggunakan plastik dalam pembagiannya daging kurban
Panitia penyembelihan hewan kurban tidak menggunakan plastik dalam pembagiannya daging kurban (IST)

"Pembagian tidak memakai plastik, kami gunakan tempat yang lebih ramah lingkungan," kata Ketua Badan Amalan Islam (BAI) UIN Walisongo, Dr. H. Muhyar Fanani, M.Ag, Kamis (30/7/2020).

Meski tidak memakai plastik tak lantas membuat pengemasan menjadi tidak efisien.

Panitia, sambung Muhyar, sudah menyiapkan tempat atau wadah daging kurban.

Tempat yang disiapkan yaitu besek, atau wadah dari anyaman bambu yang diproduksi secara tradisional.

Besek kerap dipakai dalam kegiatan hajatan di masyarakat pedesaan.

"Kita sudah pesan besek sekitar 1.000. Besek-besek itu kami siapkan sebagai pengganti plastik," tambahnya.

Halaman
12
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved