Breaking News:

Berita Tegal

Ini yang Membuat Mr Lockdown Batal Bubarkan Gugus Tugas Covid-19

Setelah sempat heboh, akhirnya Wali Kota Tegal Deddy Yon atau biasa dipanggil Mr Lockdown membatalkan pembubaran gugus Tugas Covid. Apa sebabnya?

Istimewa
Pakar Komunikasi Aqua Dwipayana (dua dari kanan) bersama Wali kota Tegal Dedy Yon Supriyono (kiri), Wakil Wali kota Muhammad Jumadi, dan Sekda Johardi (kanan) buka puasa di resto Bang Awi Kota Tegal. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono berubah sikap terkait penanganan Covid-19 di Kota Tegal. Deddy Yon yang belakangan dikenal dengan sebutan Mr Lockdown itu batal membubarkan Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

Video Ini Pesan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi Pada idul Adha 2020

Video 2.004 Warga Tegal Resmi Jadi Relawan Covid-19

Sapi Kurban Idul Adha di Solo Ngamuk Sampai Masuk Sungai Sangkrah Malam Ini

Paula Verhoeven Sempat Cemburu Baim Wong Temui Mantan: Aku Sama Marshanda Baik

Tidak banyak yang tahu kalau Mr Lockdown dua kali berubah sikap terkait Covid-19 setelah bicara dengan Pakar Komunikasi Dr Aqua Dwipayana. Menurut Aqua, perubahan pantas diapresiasi karena terkait dengan keselamatan banyak orang terutama masyarakat Tegal.

Dr Aqua sehari-hari aktif di Gugus Tugas Penanganan Covid-19, membantu Letjen TNI Doni Monardo yang mendapat amanah dari Presiden Jokowi untuk memimpin aktivitas tersebut.

Kepada Tribun Jateng, Aqua menceritakan, perubahan sikap Mr Lockdown, terjadi pada Rabu malam (29/7) sekitar pukul 20.30. Waktu itu Aqua sedang berada di mobil di jalan tol dari Semarang ke Solo. Motivator Nasional itu baru selesai diskusi berdua dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Topik yang mereka bahas terutama penanganan Covid-19 di provinsi itu.

Dr Aqua ke Solo khusus melayat Hj Titik Wardani. Almarhumah adalah ibunda Direktur Jaringan Operasi dan Penjualan Pegadaian Damar Latri Setiawan. Tiba-tiba Dedy telefon Dr Aqua.

Setelah saling menanyakan kabar dan posisi, Dedy minta saran terkait rencana Pelantikan Relawan Mandiri Covid-19 Kota Tegal pada Jumat sore (30/7) pukul 15.30 di alun-alun Kota Tegal. Sekda Kota Tegal Dr Johardi sudah mengirimkan undangan dan denah tempat acara ke banyak pihak.

Rencana semula undangannya sekitar 2.000. Jumlah yang sangat banyak untuk berkumpul saat pandemi Covid-19. "Tempatnya di alun-alun Kota Tegal cukup luas Pak Aqua. Jadi setiap peserta bisa jaga jarak," ujar Dedy dengan logat khas Tegal, seperti diceritakan Aqua.

Setelah mendapat penjelasan Dedy, Dr Aqua memberikan saran, "Mr Lockdown rencana melantik Relawan Mandiri Covid-19 Kota Tegal sangat bagus. Mungkin ini yang pertama kali di Indonesia. Cuma saran saya yang hadir cukup perwakilan saja. Jumlahnya jangan lebih dari 10 persen dari yang direncanakan semula."

Tempatnya memang luas, lanjut Dr Aqua, cuma tidak ada yang bisa menjamin kalau pesertanya tidak bersentuhan. Apalagi salah satu kelemahan orang Indonesia kurang disiplin.

"Meski jumlah pesertanya tidak sampai ribuan orang, namun sejarah sudah mencatat bahwa Mr Lockdown telah melakukan yang terbaik untuk warga Kota Tegal dan Indonesia," ujar anggota Dewan Pakar Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi (ISKI) ini.

Halaman
123
Penulis: erwin adrian
Editor: erwin adrian
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved