Breaking News:

Berita Semarang

Napi Lapas Kedungpane Semarang 'Nyate' Bareng Momen Idul Adha 2020

Dengan kegiatan yang dilakukan secara bersama ini, diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian bersama oleh para napi.

Istimewa
Petugas dan warga binaan Lapas Kelas I Kedungpane Semarang menyembelih hewan kurban usai melaksanakan salat iduladha, Jumat (31/7/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seluruh penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Kedungpane Semarang menggelar salat Idul Adha di Masjid At-Taubah yang berada di komplek Lapas, Jumat (31/7/2020).

Salat Idul Adha dilaksanakan pukul 06.30 WIB dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Di mana peserta salat menerapkan physical distancing dengan jarak setengah meter.

Kepala Lapas Kelas I Kedungpane Semarang, Dadi Mulyadi, mengatakan tahun ini Lapas Semarang memperoleh sumbangan hewan kurban dari petugas lapas serta warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Semarang.

"Kami melakukan pemotongan sapi sebanyak 8 ekor dan 12 ekor kambing."

"Dan rencananya pemotongan ini dilaksanakan selama 3 hari ke depan," kata Dadi, dalam keterangannya.

Hewan kurban ini tentunya sudah lolos tes Kesehatan yang dilaksanakan bekerjasama dengan Balai Budidaya dan Pembibitan Ternak Terpadu Kelas A Jawa Tengah agar hewan kurban tersebut layak untuk dikonsumsi.

"Dengan kegiatan yang dilakukan secara bersama ini, diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian bersama oleh para napi," harapnya.

Menurutnya, kegiatan keagamaan adalah langkah yang baik untuk mengajak para napi kembali bertaubat dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

"Walaupun di Lapas, warga binaan masih bisa ikut berbagi kebahagiaan kepada sesama temannya dengan menyumbangkan hewan kurban," ucapnya.

WBP yang berkurban, katanya, diberikan atas kemauan sendiri setelah sebelumnya diberi pengumuman oleh pihak Lapas bagi yang mau berkurban.

Nantinya, daging hewan kurban akan dibagikan kepada WBP di Lapas dan dibagikan kepada warga yang membutuhkan, termasuk warga sekitar lapas.

"Untuk WBP nanti didistribusikan dalam bentuk matang sudah dimasak."

"Kalau masyarakat sekitar dan warga yang membutuhkan diberi dalam bentuk daging," katanya.

(Nal)

 
Penulis: m zaenal arifin
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved