Breaking News:

KKN Undip

Sabun Jelantah Cegah Corona Bikinan Mahasiswa KKN Undip di Pati

Cukup menyiapkan bahan utamanya yaitu minyak jelantah, alkohol 70 persen, soda api dan pewarna alami seperti kunyit.

IST
Pembuatan JoilSOAP Sabun Jelantah pada ibu-ibu RT 1 RW 1 Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. 

TRIBUNJATENG.COM - PATI – Minyak jelantah menjadi salah satu limbah rumah tangga yang jarang sekali dimanfaatkan, tak heran di kalangan ibu-ibu hanya dibuang.

“Ini dapat menyebabkan pencemaran lingkungan sekitar,” kata mahasiswa KKN Tim II Undip 2020, Ahmad Sholikin, Kamis (30/7/2020).

Ia melaksanakan kegiatan KKN di Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Oleh karena itu, dilakukan progam pembuatan sabun padat JoilSOAP berbahan dasar minyak jelantah untuk mengurangi limbah rumah tangga.

Pembuatan sabun ini sangatlah sederhana dan bahan-bahannya pun mudah dijumpai.

Cukup menyiapkan bahan utamanya yaitu minyak jelantah, alkohol 70 persen, soda api dan pewarna alami seperti kunyit.

Langkah pertama, larutkan soda api dalam alkohol dengan perbandingan 1:20, aduk sampai soda api larut sempurna.

Masukan minyak jelantah kurang lebih setengah sendok makan lalu panaskan dalam penangas air, aduk merata atau bisa dilakukan pengadukan dengan mixer.

Tunggu sampai mendidih, angkat dan dinginkan sampai teksturnya memadat.

Diamkan minimal 3 minggu sampai 2 bulan dan sabun jelantah ‘JoilSOAP’ siap digunakan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Menurut Sholikin, progam ini disambut antusias oleh ibu-ibu setempat, dimana penyampaian progam dilengkapi dengan poster yang berisi pembuatan sabun jelantah dan praktik langsung di tempat sesuai protokol kesehatan.

Selain itu, poster juga dilengkapi tata cara cuci tangan menurut WHO (World Health Organization) dan langsung dipraktekkan ke anak-anak yang hadir bagaimana cara cuci tangan yang benar dan baik agar terhindar dari bahaya virus corona.

 Selanjutnya, Tim Pengabdian Masyarakat Periode II KKN UNDIP akan melakukan pengawasan terhadap pengembangan progam sabun jelantah ini sehingga masyarakat dapat memanfaatkan secara lebih luas lagi.

Kepala P2KKN Undip, Fahmi Arifan mebambahkan, di tengah pandemi Covid-19 ini, kegiatan KKN difokuskan pada pendampingan masyarakat untuk menghadapi pandemi.

“Harapannya, hasil pengetahuan mahasiswa yang selama ini dipelajari di kampus dapat diaplikasikan ke masyarakat,” kata Fahmi. (Adv)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved