Breaking News:

Gelombang Aksi Desak Netanyahu Mundur Terus Bergulir

Demonstrasi anti-Netanyahu telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir, di mana pada Sabtu malam ditengarai menjadi demonstrasi terbesar.

afp
demonstran beraksi di depan kediaman PM Israel Benjamin Netanyahu di Yerusalem, Israel. 

YERUSALEM, TRIBUN - Ribuan warga Israel mendesak Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu mundur akibat skandal korupsi dan kegagalan menangani covid-19.

Ribuan warga itu menggelar demonstrasi di sejumlah jalan di Ibu Kota Tel Aviv dan Yerusalem pada Sabtu (1/8) malam.

Demonstrasi utama berlangsung di depan kediaman dinas Netanyahu di Yerusalem. Para pedemo membawa slogan dan poster bertuliskan 'Netanyahu Gagal' dan 'Netanyahu Mundur'.

Sementara itu, di Tel Aviv, ratusan pengunjuk rasa memprotes Netanyahu akibat tingkat pengangguran yang tinggi.

Mereka menyatakan kekecewaan terhadap pemerintahan Netanyahu yang dianggap gagal membantu para warga terdampak PHK akibat pandemi corona.

Dilansir AFP, Minggu (2/8), para pedemo terlihat mengenakan masker dan menjaga jarak selama unjuk rasa berlangsung.

Demonstrasi anti-Netanyahu telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir, di mana pada Sabtu malam ditengarai menjadi demonstrasi terbesar.

Meskipun Netanyahu telah mencoba menekan protes terhadapnya, aksi unjuk rasa yang semakin berkembang tampaknya tidak menjawab usahanya.

Media Israel memperkirakan setidaknya 10.000 orang berdemonstrasi di dekat rumah dinas Netanyahu pada Sabtu malam.

Demonstran mengibarkan bendera Israel dan meniup terompet dengan keras ketika mereka berbaris. Banyak yang memegang spanduk yang bertuliskan 'Menteri Kejahatan' dan 'Bibi Go Home' atau menuduh Netanyahu tidak berhubungan dengan publik.

Halaman
123
Editor: Vito
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved