Breaking News:

Promoter Polda Jateng

368 Penjahat Berbagai Kasus Tertangkap di Jateng Selama Operasi Sikat Jaran Candi 2020

Lelaki berusia 56 tahun bernama Hasan telah tiga kali melakukan aksi pencurian dan kini dia tertangkap dalam Operasi Sikat Jaran Candi 2020.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Hasan saat diinterogasi oleh Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna dan Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Wihastono Yoga Pranoto 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Lelaki berusia 56 tahun bernama Hasan telah tiga kali melakukan aksi pencurian dan kini dia tertangkap dalam Operasi Sikat Jaran Candi 2020.

"Saya nyuri buat makan," ujar Hasan di hadapan para pewarta dalam jumpa pers di Lobi Ditreskrimum Polda Jateng, Senin (3/8/2020).

Dalam tiga kali beraksi, Hasan pertama mencuri sepeda, kemudian aksi kedua dan ketiganya dia mencuri sepeda motor.

Dalam sekali beraksi, Hasan mengaku butuh waktu sekitar 10 menit untuk menggasak motor sasarannya.

"Motor saya jual Rp 900 ribu," kata Hasan.

Dalam Operasi Sikat Jaran Candi 2020 ini Polda Jateng berikut Polres yang ada di Jawa Tengah telah menangkap 368 tersangka dari 323 kasus.

Jumlah pelaku yang terjaring dalam Operasi Sikat Candi Polda Jawa Tengah 2020 sebanyak 170 tersangka yang sudah ditarget operasi (TO) dan 195 tersangka non-TO.

"TO yang sudah ditetapkan oleh Polda jateng ini semuanya sudah memenuhi target," ujar Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna.

Menurut Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, ada berbagai macam modus yang terkuak dalam penungkap hasil Operasi Sikat Candi Polda Jawa Tengah 2020 kali ini.

Mulai dari pencurian dengan menggunakan kunci leter ‘T', pecah kaca, menyekap mengancam korban dengan senjata tajam atau senjata api, merusak kunci kontak, pendahan, sampai dengan pemalsuan dokumen.

Kemudian barang bukti yang diamankan dalam pengungkapan ini yakni berupa uang tunai sebesar Rp. 1.7 miliar, dua unit kendaraan roda enam, 27 unit kendaraan roda empat, 312 unit sepeda motor.

Selain itu, Ditreskrimum Polda Jateng beserta jajaran juga mengamankan, sepucuk senjata api rakitan, enam buah senjata tajam, 71 STNK, 21 BPKB, delapan buah kartu identitas, 2.069 perhiasan berbagai bentuk dan berat, dan 46 HP berbagai merk.

"Pasal yang disangkakan di antaranya yakni 362 KUHP pencurian, Pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan)l, Pasal 365 KUHP pencurian dengan kekerasan, Pasal 368 KUHP pemerasan atau perampasan, Pasal 480/481 KUHP pemadahan dan Pasal 263 KUHP pemalsuan surat," jelas Iskandar. (goz)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved