Breaking News:

Berita Semarang

Polrestabes Semarang Tangkap 38 Pelaku Kejahatan dalam Operasi Sikat Jaran Candi 2020

"Dalam operasi kali ini kami dapat menangkap 38 tersangka baik kasus TO maupun non-TO," tutur Kombes Pol Auliansyah Lubis

TribunJateng.com/Rifqi Gozali
Polrestabes Semarang Tangkap 38 Pelaku Kejahatan dalam Operasi Sikat Jaran Candi 2020 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polrestabes Semarang bekuk sebanyak 38 tersangka dalam Operasi Sikat Jaran Candi 2020. Dalam operasi kali ini fokusnya adalah tindak pencurian pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.

Dalam operasi yang digelar sejak 6 sampi 25 Juli ini, kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Auliansyah Lubis, 5 kasus target operasi (TO) semuanya terungkap dengan enam tersangka. Kemudian untuk kasus non-TO terdapat 27 kasus dengan 32 tersangka.

"Dalam operasi kali ini kami dapat menangkap 38 tersangka baik kasus TO maupun non-TO," tutur Kombes Pol Auliansyah Lubis, Senin (3/8/2020).

Biodata Gofar Hilman Anak Punk yang Dikabarkan Dekat dengan Nikita Mirzani

Sakit Hati dengan Ucapan Isteri Korban, Picu Tersangka Tega Habisi Pasutri di Lebaksiu Tegal

Akhirnya Polres Kendal Bekuk Tersangka Teror di Jungsemi Kendal, Ganti 12 Sim Card, Motif Terungkap

Promo Superindo Hari Kerja 3-6 Agustus 2020, Ini Daftar Lengkapnya, Patuhi Protokol Kesehatan Ya

Dalam operasi pemberantasan tindak kejahatan, juga diamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya 3 unit kendaraan roda empat, 21 sepeda motor, uang tunai ratusan ribu, dan perhiasan puluhan gram.

"Dari sekian kendaraan yang diamankan, mayoritas dari daerah Pati. Ada juga dari beberapa daerah lainnya," ucap Auliansyah.

Secara keseluruhan, kata Auliansyah Lubis, pada semester pertama 2020 ini ada 174 kasus kejahatan. Katanya, jika dibandingkan dengan tahun 2019 dalam kurun yang sama mengalami penurunan angka kejahatan sebanyak 25 persen.

"Jika pada 2019 semester pertama terjadi kasus kejahatan curat, curas, dan curanmor sebanyak 233 kasus, pada 2020 ini ada 174 kasus," katanya.

Keberhasilan pengungkapan kasus kejahatan yang ada di Kota Semarang, tidak lain untuk menekan angka kriminalitas. Khususnya pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.

"Mudah-mudahan ke depannya pelaku kejahatan tidak ada lagi. Kami komitmen menjaga keamanan, ketertiban di wilayah Kota Semarang," ujarnya.

Selain itu, Auliansyah berpesan supaya warga Kota Semarang senantiasa berhati-hati. Misalnya dengan tidak memarkir motor tanpa dikunci, keluar rumah tanpa mengunci motor.

"Selalu hati-hati jangan sampai terlena atau melakukan hal yang bisa memancing tindak kejahatan," katanya. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved