Breaking News:

Berita Pati

Muncul Klaster Penularan Corona di Pondok Pesantren, Bupati Pati Minta Semua Pihak Bersikap Bijak

Kini sembilan santri tersebut berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) dan harus menjalani karantina di Hotel Kencana

Tribun Jateng/ Mazka Hauzan Naufal
Bupati Pati Haryanto ketika diwawancarai di Gedung DPRD Pati, Selasa (14/7/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Bupati Pati Haryanto membenarkan bahwa ada sembilan santri di salah satu pondok pesantren di Kajen, Kecamatan Margoyoso, yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Itu diketahui setelah dilakukan tes swab," ungkap dia dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjateng.com, Selasa (4/8/2020).

Kini sembilan santri tersebut berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) dan harus menjalani karantina di Hotel Kencana.

Menyikapi adanya klaster penularan baru di pondok pesantren tersebut, lanjut Haryanto, pihaknya berencana untuk menggelar tes swab bagi seluruh penghuni pondok.

"Total santri di pondok itu ada 105 orang. Kalau yang positif ada sembilan, maka sisanya tentu kami swab secara bertahap sehingga secepatnya hasil swab seluruh penghuni dapat kita ketahui," kata dia.

Haryanto meminta semua pihak, khususnya di dunia pendidikan, baik itu pengasuh pondok, guru, santri, pelajar, wali santri, maupun orang tua murid bijak menyikapi hal ini.

"Kami tahu anak-anak sudah bosan di rumah, orang tua pun mungkin bertambah pekerjaannya karena harus mendampingi putra-putrinya belajar secara daring.

Namun, rasa lelah dan bosan itu tentu tak sebanding dengan risiko yang harus ditanggung bilamana putra-putri kita terpapar Covid-19. Sabarlah sejenak, demi masa depan anak-anak," pungkas dia. (*)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved