Breaking News:

Berita Salatiga

New Normal, Puluhan Pelukis Gelar Aksi Melukis On The Spot di Sendang Senjoyo Salatiga

Merayakan new normal atau tatanan hidup baru pasca pandemi virus Corona (Covid-19) puluhan pelukis dari berbagai daerah menggelar aksi melukis On The

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Seorang pelukis sedang membuat lukisan dengan objek wisata air senjoyo di lokasi, Selasa (4/8/2020). TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Merayakan new normal atau tatanan hidup baru pasca pandemi virus Corona (Covid-19) puluhan pelukis dari berbagai daerah menggelar aksi melukis On The Spot di Sendang Senjoyo Salatiga, Selasa (4/8/2020).

Panitia kegiatan melukis on the spot Setyo Utomo mengatakan, aksi melukis secara langsung dengan objek kawasan wisata sumber air Senjoyo tidak lain untuk menyambut masa new normal.

"Total ada 81 pelukis yang terlibat mereka dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Lettu Inf Gunawan Grup 3 Kopassus Meninggal saat Bertugas di Papua, Jenazah Dimakamkan di Demak

Cak Malik Pernah Digosipkan Suami Nella Kharisma Nikahi Janda Cantik Asal Nganjuk

Beredar Video dan Foto Ijab Kabul Pernikahan Cak Malik yang Digosipkan Suami Nella Kharisma: Sah!

Biodata Gofar Hilman Anak Punk yang Dikabarkan Dekat dengan Nikita Mirzani

Ini sebagai ajang silaturahmi pada masa new normal pasca pandemi," terangnya kepada Tribunjateng.com, Selasa (4/8/2020)

Menurut Setyo yang juga aktif pada Komunitas Seniman Lukis Nyala Lupa Semarang itu, sudah hampir empat bulan lamanya sejak virus Corona merebak kegiatan melukis bersama antar berbagai komunitas berhenti total.

Ia menambahkan, kegiatan itu juga bagian dari cara mempromosikan lokasi wisata Sendang Senjoyo.

Kemudian, sarana mendekatkan komunitas seni lukis dengan pengunjung wisata.

"Dalam melukis kali ini para seniman ditantang membuat karya yang menyuguhkan keindahan alam sumber air senjoyo.

Termasuk kejernihan airnya dan kerindangan pepohonan," katanya

Pihaknya menyatakan, karena masih dalam kondisi belum benar-benar terbebas dari pandemi virus Corona panitia menerapkan protokol kesehatan dengan membuat jarak antar sesama pelukis, memakai masker, dan mencuci tangan.

Dikatakannya, dalam melukis secara spontan kali ini turut melibatkan pula pelukis difabel.

Itu tidak lain untuk mencetak regenerasi seniman lukis yang peminatnya kian berkurang.

"Dan melukis dengan objek alam ini juga sebagai wujud syukur kepada Tuhan dengan anugerah alam yang indah.

Kami para seniman lukis berharap lewat melukis terbuka ini warga juga semakin mencintai alam," ujarnya (ris)

Pemkab Banyumas Perluas Landasan Paralayang di Watu Kumpul

BNN Sebut Jepara Sebagai Episentrum Narkoba di Jawa Tengah

Ini Tahapan Seleksi CPNS Pemkot Semarang yang Tertunda, Tes Dilakukan dengan Protokol Kesehatan

Tak Diberi Pesangon, Mantan Karyawan Siap Gugat Varuna Entertainment ke Pengadilan

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved