Breaking News:

Sidang Lanjutan Perkara Mbah Tun Demak, Kedua Belah Pihak Tak Ajukan Bukti Tambahan

Sidang lanjutan perkara Mbah Tun memasuki agenda bukti tambahan, Selasa (4/8/2020).

TRIBUNJATENG/YUNANSETIAWAN
Sidang lanjutan perkara Mbah TUn di PN Demak. PH Mbah Tun mengajukan gugatan pembatalan akta lelang. 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Sidang lanjutan perkara Mbah Tun memasuki agenda bukti tambahan. Dalam sidang yang berlangsung di PN Demak pada Selasa, (4/8/2020), kedua belah pihak tidak yang mengajukan bukti tambahan.

Atas dasar pertimbangan ini, majelis hakim memutuskan menunda sidang dan akan melanjutkan sidang pada Selasa, (11/8/2020) dengan agenda pembacaan kesimpulan.

Misbakhul Munir selaku penasihat hukum dari pihak penggugat mengatakan, pihaknya sudah mengajukan bukti pada sidang sebelumnya.

"Sehingga pada sidang kali ini tidak ada bukti tambahan yang kami ajukan," kata dia kepada Tribunjateng.com, Selasa, (4/8/2020).

Pengacara dari LBH Demak Raya tersebut menuturkan, pihaknya selanjutnya akan fokus menyiapkan sidang pada minggu depan, yakni pembacaan kesimpulan.

Setelah pembacaan kesimpulan, kata dia, agenda sidang selanjutnya adalah pembacaan putusan.

Seperti diketahui, penasihat hukum Mbah Tun mengajukan gugatan pembatalan akta lelang di PN Demak. Gugatan tersebut sudah terdaftar dengan nomor perjara 23/G/2020/PN.Dmk.

Pasalnya, warga Desa Balerejo, Kecamatan Dempet itu menjadi korban penipuan yang dilakukan Mustofa.

Dari aktivitas penipuan tersebut, Mustofa berhasil mengelabui Mbah Tun dengan memanfaatkan kondisi Mbah Tun yang buta huruf.  Sehingga dia bisa membalik nama sertifikat tanah Mbah Tun menjadi miliknya.

Setelah sukses mengelabui Mbah Tun. Mustofa menggadaikam sertifikat tanah tersebut ke sebuah bank. Karena tidak tindak lanjut dari Mustofa. Pihak bank kemudian melelang sertifikat tanah tersebut. Kemudian Deddy Setyawan yang menjadi pemenangnya.

PH Mbah Tun mengajukan gugatan pembatalan akta lelang, karena putusan Kasasi MA telah memenangkan pihaknya melawan pihak pemenang lelang. (*)

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved