Breaking News:

Berita Banyumas

Akses ke Curug Nangga Banyumas Akan Dipasang Road Barrier Beton Demi Mengurangi Kecelakaan

Akan tetapi letak geografis yang berada di pegunungan membuat jalur tersebut tetap berbahaya, apalagi dengan tanjakan dan tikungan tajam

Tribun Jateng/Permata Putra Sejati
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadie. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Jalan menuju Curug Nangga, Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Banyumas sudah dipermudah.

Akan tetapi letak geografis yang berada di pegunungan membuat jalur tersebut tetap berbahaya, apalagi dengan tanjakan dan tikungan tajam.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadie mengatakan pihaknya akan memasang road barrier beton, di tikungan maut gibod.

Lokasinya sendiri berada di tanjakan atau turunan ekstrim di wilayah Desa Cikawung yang berbatasan dengan Semedo.

Barrier beton yang akan dipasang adalah setinggi 80 sentimeter dengan lebarnya 1 meter.

Target pemasangan adalah, untuk titik atas sebanyak 13 buah, sementara tikungan bawah sebanyak 25 buah.

Agus mengatakan rata-rata kecelakaan yang terjadi di tikungan gibod adalah motor matik yang mengalami gagal fungsi pengereman saat menuruni jalan di Desa Semedo dari Desa Wisata Petahunan.

"Banyak motor matik yang tidak bisa ngerem lalu masuk ke jurang," kata Agus kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (5/8/2020).

Selain mengamankan para pengendara kendaraan bermotor demi mengurangi angka kecelakaan upaya pemasangan barrier juga untuk mengamankan para petani penyadap.

Barrier itu untuk mengamankan para penderes getah karet dan pinus yang ada di bawah tikungan gibod.

"Kecelakaan terakhir, menimpa sepasang suami istri asal Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, yang masuk ke jurang di tikungan gibod," pungkasnya. (Tribunbanyumas/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved