Breaking News:

Pembelajaran Jarak Jauh

SMAN 3 Beri Pinjaman Tablet kepada 96 Siswa buat Belajar Online

SMAN 3 Semarang melakukan pengadaan gawai data untuk siswa dari keluarga ekonomi kurang mampu. Diharapkan mereka bisa mengikuti belajar online.

Tribun Jateng/Muhammad Sholekan
Suasana SMAN 3 Semarang dalam masa persiapan PPDB yang akan dibuka pada 17 Juni 2020 mendatang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dalam rangka mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang dilakukan secara daring untuk siswa dengan kemampuan ekonomi keluarga yang kurang mampu, SMAN 3 Semarang meminjami gawai berupa tablet.

Hal itu dilakukan karena selama ini beberapa siswa mengeluh. Selain itu daripada mereka bolak-balik ke sekolah bagi siswa yang tidak mempunyai gawai disediakan komputer di laboratorium sekolah.
Kepala SMAN 3 Semarang, Wiharto menyatakan pengadaan tablet itu diambilkan dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja.

"Jadi, sudah kami pelajari mengenai Permendikbud Nomor 24 Tahun 2020 tentang Penggunaan Anggaran Dana BOS. Khususnya sekolah seperti SMAN 3 Semarang itu pada tahun 2019 dinilai memiliki kinerja yang baik dan memiliki rapor mutu yang baik. Sehingga dapat tambahan dana BOS dengan nama BOS Kinerja," ucap Wiharto kepada tribunjateng.com, Rabu (5/7).

Menutrnya, BOS Kinerja itu tidak bisa dianggarkan bila belum ada peraturan menteri.

Maka, setelah pihaknya mempelajari peraturan menteri tersebut dan mendapatkan arahan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah ternyata bisa untuk mendukung pembelajaran jarak jauh.

"Tablet itu bisa digunakan siswa untuk melakukan PJJ. Sehingga, tidak mengganggu handphone yang dimiliki orangtua, kakak, saudaranya, dan sebagainya. Tentu, alat ini tidak boleh disalahgunakan. Tidak hanya meminjamkan tablet, tapi juga kita berikan sekaligus kuota internet yang diambilkan dari dana bos itu," ungkapnya.

Wiharto menuturkan, pengambilan tablet itu tidak bisa dilakukan oleh siswa, melainkan hanya bisa diambil oleh orangtua. Orangtua datang ke sekolah, lalu mengisi formulir, semacam berita acara peminjaman.

"Untuk Dana BOS Kinerja itu untuk sekolah di Kota semarang yang saya tahu hanya SMAN 3 Semarang yang mendapatkannya. Di seluruh Indonesia tidak banyak. Sementara, untuk daerah 3T (tertinggal, terluar, dan terdalam) namanya Dana BOS Afirmasi. Jadi agak beda," ungkap pria yang juga menjabat sebagai Ketua MKKS SMA Kota Semarang itu.

Dia menyampaikan, pihaknya telah membeli tablet sebanyak 100 unit dengan mengacu pada pagu anggaran yang sudah ditetapkan. Selain itu, juga mendapatkan pengawalan dari Disdikbud Provinsi Jawa Tengah.

"Untuk data sementara, siswa yang kurang mampu dan layak dipinjami tablet ada 96 siswa. Kalau, misalnya ada orangtua yang mendadak secara ekonomi terkena dampak pandemi ini akan kami usahakan. Sebenarnya, dari beberapa orangtua siswa dan alumni sudah menyampaikan akan membantu. Tentu, kita maksimalkan dulu untuk penggunaan dana BOS Kinerja ini," ucapnya. (m sholekan)

Penulis: -
Editor: moh anhar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved