Breaking News:

Manajemen PSIS Dukung Wacana Kewajiban Liga 1 Memainkan Pemain U-20

Manajemen PSIS Semarang mendukung penuh wacana kompetisi Liga 1 dengab mewajibkan klub memainkan pemain U-20.

ISTIMEWA
Skuat timnas futsal U-20 Indonesia 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Manajemen PSIS Semarang mendukung penuh wacana kompetisi Liga 1 dengab mewajibkan klub memainkan pemain U-20 saat kompetisi kasta tertinggi tanah air itu kembali digulirkan kembali.

Adanya wacana tersebut dengan pertimbangan untuk memberi jam terbang, dan kesempatan bermain kepada para pemain muda. Terutama para pemain yang berpotensi memperkuat Timnas Indonesia di ajang Piala Dunia U-20 2021 mendatang di Indonesia.

Di skuad Mahesa Jenar saat ini tercatat ada empat pemain berstatus U-20. Tiga di antaranya saat ini mendapat pemanggilan TC Timnas Indonesia, yakni Alfeandra Dewangga Santosa, Kartika Vedhayanto Putra, dan Pratama Arhan Alief.

Satu pemain lain yaitu Adhitya Jorry Guruh. Berasal dari Rembang, Jorry merupakan eks kapten PSIS U-18 2019. Saat itu, ia dan kawan-kawan termasuk Pratama Arhan menjadi runner up di kompetisi Elite Pro Academy Liga 1 U-18.

"Prinsipnya kita tidak masalah kalau di PSIS tentang aturan seperti itu. Tentunya kalau untuk kepentingan Timnas pasti kami support 100 persen," kata General Manager PSIS Wahyu "Liluk" Winarto merespon hal tersebut.

Dia menyebut, pihaknya memiliki pemain-pemain muda berbakat di kategori tersebut sehingga menjadi nilai plus bagi tim PSIS. Di sisi lain, tim PSIS juga membutuhkan skuad yang merata untuk melakukan rotasi pada saat kompetisi Liga 1 2020 kembali di jalankan.

"Iya kebetulan kita juga ada tiga pemain Timnas U-19 dan banyak pemain muda. Jadi kami akan memaksimalkan mereka supaya menambah jam terbang dan dikombinasikan dengan senior-seniornya," kata pria berusia 46 tahun tersebut. (*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved