Breaking News:

KKN Undip

Solusi Penanganan Hama Padi dengan Pestisida Nabati dari Mahasiswa Undip

Wabah Covid-19 mengharuskan KKN Undip Tim II 2020 dilaksanakan di lingkungan tempat tinggal mahasiswa masing-masing. Kirana Mega Galih Pramati, maha

IST
Kirana Mega Galih Pramati, mahasiswa Agribisnis Undip menunjukkan bahan pembuatan pestisida nabati untuk mengatasi hama padi secara alami di Desa Selandaka, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. 

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Wabah Covid-19 mengharuskan KKN Undip Tim II 2020 dilaksanakan di lingkungan tempat tinggal mahasiswa masing-masing.

Kirana Mega Galih Pramati, mahasiswa Agribisnis Undip yang mengikuti KKN-Pulang Kampung Tim II 2020 melaksanakan KKN di Desa Selandaka, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Ia berupaya untuk merencanakan dan melaksanakan program KKN sesuai dengan permasalahan yang tengah terjadi di desanya, yaitu banyaknya hama di persawahan  padi.

Kirana memanfaatkan potensi yang ada di desanya dan memberdayakan masyarakat untuk menggalakkan sistem pertanian terintegrasi.

“Sistem pertanian ini bermaksud untuk membangun pertanian berkelanjutan dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki desa dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan,” katanya, Rabu (5/8/2020).

Ia menjelaskan, pembuatan pestisida nabati menjadi satu solusi untuk mengatasi hama padi secara alami.

Bahan utama pestisida nabati adalah campuran daun pepaya dan buah mahoni yang tersedia di desa tersebut.

Bahan tersebut dicampur deterjen dan minyak tanah.

Keuntungan pestisida nabati yaitu dapat dibuat dengan mudah, menghemat pengeluaran petani, dan dapat menekan kehilangan hasil panen.

Disamping itu ,pestisida nabati mampu menjaga kesehatan lingkungan dari berkurangnya unsur hara akibat penggunaan pestisida kimia yang berlebihan.

Proses pembuatan pestisida nabati hanya memerlukan waktu dua hari.

Tentunya suatu usaha akan mengupakan pengorbanan input sekecil-kecilnya dan menerapkan output sebesar-besarnya.

“Penggunakan sumber daya yang telah tersedia di sekitar kita mampu menambah nilai guna dan pastinya mengamankan kita dari pengeluaran biaya tambahan,” ungkapnya.

Kepala P2KKN Undip, Fahmi Arifan menambahkan, di tengah pandemi Covid-19 ini, kegiatan KKN difokuskan pada pendampingan masyarakat untuk menghadapi pandemi.

“Harapannya, hasil pengetahuan mahasiswa yang selama ini dipelajari di kampus dapat diaplikasikan ke masyarakat,” kata Fahmi.(*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved